POJOKSATU.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya terhadap keselamatan perjalanan kereta api melalui program sertifikasi bagi seluruh petugas operasional. 

Langkah strategis ini tidak hanya memastikan standar kompetensi yang tinggi, tetapi juga menciptakan budaya keselamatan yang melekat dalam setiap lini operasional.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyatakan bahwa sertifikasi merupakan bentuk pengakuan resmi atas kecakapan petugas Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan Non-ASP yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Melalui sertifikasi ini, kami memastikan seluruh petugas yang terlibat dalam operasional mulai dari Masinis, Kondektur, Teknisi, hingga Petugas Penjaga Perlintasan dan PPKA—telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” ujar Muhib.

Baca Juga: PERLU DICERMATI! Guru Non ASN Status Validasi TPG di Info GTK dari Kode 07 Ternyata Tidak Bisa Langsung Kode 08, Gini Lho Proses Terbitnya SKTP!

Hingga April 2025, sebanyak 970 petugas di wilayah Daop 3 Cirebon telah mengantongi sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya. Sementara itu, dari target 234 petugas yang akan disertifikasi tahun ini, 107 telah tuntas dan 127 lainnya sedang dalam proses pengajuan ke DJKA.

Sertifikasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2012 tentang Sertifikasi dan Pengujian Kompetensi di Bidang Perkeretaapian, yang mewajibkan setiap pekerja di sektor perkeretaapian memiliki bukti kecakapan yang diakui secara resmi.

Lebih dari sekadar formalitas, langkah ini diyakini meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan KAI serta menjadikan keselamatan sebagai nilai inti yang diwujudkan dalam praktik kerja sehari-hari.

Asesmen Kepribadian Masinis Jadi Fokus Penguatan SDM

Selain program sertifikasi, Daop 3 Cirebon juga menjalankan asesmen kepribadian dan pemetaan kompetensi untuk seluruh Masinis. Program ini dirancang untuk memahami karakter dan kesiapan psikologis Masinis dalam menjalankan tugas dengan aman dan profesional.

Baca Juga: Alex Martins Incar Gelar Top Skor Liga 1, Dewa United Siap Hancurkan Persita di Pakansari, Persita Siapkan PERANGKAP BALAS DENDAM

“Melalui asesmen ini, kami mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kepribadian dan potensi setiap Masinis, sehingga bisa menjadi dasar penugasan yang lebih tepat dan strategis,” jelas Muhib.

Dengan pendekatan menyeluruh terhadap kompetensi dan karakter, KAI Daop 3 Cirebon berharap seluruh Masinis dapat terus menjaga standar keselamatan dan kualitas pelayanan dalam setiap perjalanan kereta api.***