POJOKSATU.id- Imbas kecelakaan Kereta Api Brantas dan truk tronton menyebabkan sembilan perjalanan KA penumpang keterlambatan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko menyampaikan, saat ini api pada lokomotif sudah berhasil dipadamkan.
“Untuk rangkaian kereta api eksekutif 2 ke belakang, saat ini sudah berhasil diamankan dan ditarik mundur menuju Stasiun Jerakah,” ungkap Ixfan, Selasa (18/7).
Baca Juga: Kobaran Api Kecelakaan Kereta di Semarang Mirip Setan, Dikaitkan Mitos Malam 1 Suro, Apa Itu?
Dia mengatakan, KA 112 Brantas membawa 626 penumpang dengan rangkaian yang terdiri dari tiga kereta kelas eksekutif, enam kereta kelas ekonomi dan satu kereta pembangkit.
“Untuk kondisi masinis dan asisten masinis dalam kondisi selamat, serta para penumpang tidak ada yang terluka,” kata dia.
Perjalanan kereta mengalami keterlambatan diantaranya KA 112 Brantas sebanyak 87 menit, KA 178 Kamandaka 66 menit, KA 199F Kaligung 80 menit. Lalu, KA 111 Brantas 26 menit, KA 129 Gumarang 55 menit, KA 220 Kertajaya 27 menit, KA 20F Argo Merbabu 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto 14 menit, dan KA 58 Brawijaya 6 menit.
Baca Juga: Kobaran Api Kecelakaan Kereta di Semarang Mirip Setan, Dikaitkan Mitos Malam 1 Suro, Apa Itu?
KAI saat ini telah melakukan berbagai upaya untuk normalisasi di jalur kereta api agar perjalanan KA kembali normal.
Seperti diketahui, sebuah kereta api mengalami kecelakaan menabrak sebuah truk kontainer yang mogok melintang di atas rel di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang, Selasa malam.
Salah seorang penumpang bernama Dimas (25) mengaku tidak tahu kejadian pasti tabrakan antara kereta dan truk ini.
Baca Juga: Kereta Api Terbakar di Semarang Diiringi Suara 'Tahu Bulat Digoreng Dadakan'
"Hanya terdengar benturan kemudian kereta (api) berhenti," kata penumpang tujuan Blitar yang naik dari Jakarta ini.
Video detik-detik tabrakan KA Brantas dan truk kontainer kecelakaan di Semarang tersebut beredar secara berantai melalui media sosial (medsos) dan layanan pesan singkat WhatsApp (WA). (***)



