POJOKSATU.id -- IBI Kesatuan Bogor Dorong UMKM Egasari Bertransformasi Menuju Usaha Berkelanjutan Lewat Program Hibah KemdiktisaintekInstitut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan kembali memperoleh kepercayaan melalui program hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.
Dalam program ini, IBI Kesatuan menggandeng UMKM Egasari Home Industri yang berlokasi di Kampung Bitung Ratna, Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, sebagai mitra binaan.
Program yang dilaksanakan secara efektif mulai awal bulan Juli 2025 ini bertujuan mendorong transformasi UMKM menuju usaha yang berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan kualitas produk, pencatatan keuangan, pemasaran digital, serta pemenuhan aspek legalitas.
Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dianugerahi Bintang Mahaputera Utama, Bukti Dedikasi di Dunia Pendidikan
Kegiatan berupa pelatihan produksi semi modern dengan penggunaan alat mixer, peniris minyak, penggorengan semi industri, dan sealer otomatis; pelatihan keuangan berbasis Excel dan penyusunan laporan sederhana; pelatihan pemasaran digital melalui pembuatan label produk serta optimalisasi Instagram dan TikTok serta pelatihan kewirausahaan dan SDM yang mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha, pembentukan struktur organisasi, serta pendampingan sertifikasi halal.
Seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan di Aula Yayasan Kinanti Bakti Pertiwi, sementara seremoni penyerahan alat produksi semi modern dilakukan pada 21 Juli 2025.
Pelatihan halal dan sertifikasi halal menjadi salah satu fokus utama karena dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan memperkuat keberlanjutan usaha Egasari Home Industri.
Kegiatan ini dipimpin oleh Desi Efrianti, S.E., M.Ak. selaku ketua tim, bersama anggota Dr. Sutarti, SE., MM., SAS dan Anton Sukamto, S.Kom., M.T.I, serta dua mahasiswa pendamping dari Fakultas Bisnis dan Fakultas Informatika dan Pariwisata IBI Kesatuan yaitu Nikita Meishanda Putri Komara Mukti dan Siti Rohmah.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan UMKM tidak hanya naik kelas secara teknologi dan pemasaran, tetapi juga mampu menjaga keberlanjutan usaha mereka di masa depan, termasuk pemenuhan sertifikasi halal yang kini semakin penting bagi daya saing produk,” ujar Desi sebagai ketua tim.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah, program hibah Kemdiktisaintek diharapkan mampu menjadikan UMKM semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.



