POJOKSATU.id - Bakal Calon Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyatakan, maju di Pilkada 2024 sebagai panggilan hati dan mengabdi untuk masyarakat Jember.
Salah satu yang disorot Gus Fawait adalah tingkat kemiskinan di Jember yang merupakan tertinggi di Jawa Timur.
"Ini menunjukan bahwa dalam kepemimpinan kemarin belum ada perubahan yang signifikan," ujarnya, di Posko Pemenangan Jember, Selasa 16 Juli 2024.
Karena itu, perlu ada sebuah lompatan yang jelas dalam membangun Jember karena demografi masyarakatnya sangat majemuk.
Dimana terdapat kalangan santri, petani, nelayan, pengusaha, pedagang dan banyak lagi lainnya.
"Jadi pemimpin Jember harus memiliki visi terbaik membangun Jember, sehingga pengentasan kemiskinan bisa terjadi," terang dia.
Salah satu hal yang menjadi cita-cita politisi Gerindra ini, bagaimana membangun Jember dengan lompatan seperti Kabupaten Banyuwangi.
Dimana sektor pariwisata di Banyuwangi mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
Baca Juga: Namanya Digadang-gadang Maju, Sandi Ngaku Belum Siapkan Isi Tas Hadapi Pilkada Jabar 2024
"Hal ini seharusnya bisa dikembangkan oleh Jember yang tak kalah menariknya," kata dia.
Di Jember, sambungnya, sejatinya memiliki potensi pariwisata yang cukup besar dan bisa dikembangkan.
Diantaranya wisata religi, alam, budaya, hingga wahana buatan.
"Kita punya pantai yang bagus seperti Papuma, Watu Ulo, makam para pendiri NU dan makam bersejarah yang bisa membawa kunjungan datang ke Jember untuk berziarah," papar dia.
Untuk itu, dengan latar belakang santri dan pondok pesantren yang cukup kuat, perlu sebuah langkah dalam membangun Jember.
"Kita punya banyak sekali pondok pesantren kurang lebih yang tercatat sekitar 700 pesantren, maka perlu dikembangkan dengan baik," tuturnya.
Pengembangan ponpes bukan saja hanya dalam hal ilmu agama saja. Tetapi juga bisa menjadi pengungkit ekonomi.
"Jadi memang jika pondok pesantren ini bisa dikembangkan dengan baik, maka nantinya ekonomi di sekitar pondok pesantren bisa meningkat dan kesejahteraan bisa meningkat," ujar dia.
Kader Ansor ini juga menambahkan, kedepannya bila ditakdirkan sebagai Bupati Jember, perlu sokongan publikasi dan konsep dalam membangun pesantren secara khusus, serta sektor lain secara luas.
"Memang ini menjadi langkah yang baik bagi kami bisa nantinya berkolaborasi dengan Promedia Teknologi, dalam membangun Jember 5 tahun ke depan," pungkasnya.
Gus Fawait sendiri merupakan sosok muda progresif yang akan maju di Pilkada Jember 2024.
Memulai karir politik di usia 21 tahun, ia tercatat pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 3 kali berturut-turut dari partai Gerindra.
Baca Juga: PDIP Kemungkinan Koalisi dengan PKS di Pilkada Sumatera Utara 2024, Ini Tanda-tandanya
Sementara itu, CEO Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono menerangkan, salah satu visi Promedia adalah turut serta membangun negeri lewat pembukaan lapangan kerja.
"Lewat teknologi yang kami punya, ingin kontribusi ke pesantren dengan membangun konsep satu pesantren, satu inkubator content creator. Para santri bisa mensyiarkan ilmu yang dipelajari bagi masyarakat umum," kata Agus.
Dalam inkubator content creator ini, para santri diberikan bekal pelatihan membuat konten dalam format text dan video.
Kemudian dipublish ke platform website dan sosial media yang langsung dikelola oleh para santri.***




