POJOKSATU.ID - Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Kota Bekasi, Tubagus Hendra Suherman menyampaikan rasa empatinya terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Dies Natalis SMAN 1 Kota Bekasi ke 61 di tahun 2025 ini menjadi momentum yang berbeda. Para Alumni sepakat untuk merubah acara pertemuan tersebut menjadi momen empati dan galang dana, serta santunan terhadap anak yatim piatu. 

"Format acara Dies Natalis atau Hari Ulang Tahun SMAN 1 Kota Bekasi ini sudah kita design dari 1 tahun yang lalu, hanya saja karena kondisi saat ini sedang tidak stabil, sebab itu kita rubah menjadi acara empati terhadap Indonesia, penggalangan dana juga untuk pembangunan Masjid Islamic Center Kota Bekasi dan ada doa bersama serta santunan kepada para yatim piatu," ucapnya, ditengah acara Dies Natalis ke 61 SMAN 1 Kota Bekasi, Minggu (31/8/2025). 

Hendra mengatakan, dresscode yang digunakan para Alumni pada acara Dies Natalis ke 61 SMAN 1 Kota Bekasi juga menggunakan warna serba hitam dengan pita hitam di lengan baju. 

Baca Juga: Sikap Astrid Kuya setelah Suami Dinonaktifkan dari DPR RI dan Rumah Dirusak hingga Dijarah Massa!

Simbol tersebut dipakai sebagai rasa prihatin atas kondisi Negara saat ini. Selain itu, juga sebagai rasa berkabung terhadap Almarhum Affan Kurniawan dan korban aksi demontrasi beberapa waktu lalu.

"Hari ini kita juga mengenakan dresscode hitam-hitam dengan pita hitam, sebagai bentuk rasa prihatin kita sebagai warga negara Indonesia atas kondisi Negara saat ini. Selain itu kita para Alumni juga ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan dan korban lainnya, baik itu para pendemo dan aparat keamanan yang bertugas," terangnya. 

Dies Natalis ke 61 SMAN 1 Kota Bekasi kali ini juga memberikan pernyataan sikap terhadap Pemerintahan saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka saat acara berlangsung. 

"Kami para Alumni juga memberikan pernyataan sikap, setelah mencermati perkembangan situasi saat di Republik Indonesia," jelas Hendra. 

Baca Juga: Alhamdulillah, TPG Triwulan III 2025 Segera Cair, Ini Hal yang Harus Dicek Guru

Berikut pernyataan sikap yang disampaikan Ikatan Alumni SMAN 1 Kota Bekasi:

1. Keprihatinan dan duka mendalam atas adanya korban meninggal dunia pengemudi ojek online Affan Kurniawan pada demo masyarakat tanggal 28 Agustus 2025, serta korban lainnya, baik dari pada pendemo maupun aparatur kepolisian. 

2. Meminta kepada pihak kepolisian/ pengamanan tidak bertindak represif menghadapi pendemo dalam menyalurkan aspirasi pendapatnya. 

3. Menghimbau masyarakat yang menyampaikan aspirasinya melalui demo, untuk tidak bertindak anarkis. 

4. Meminta pejabat negara sampai tingkat terendah dan para public figure, dalam kondisi ekonomi masyarakat yang berat sekarang ini, tidak membuat statment atau tindakan yang menyakiti hati rakyat, yang dapat menimbulkan gejolak sosial. 

5. Meminta Pemerintah/ Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Pur) H. Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah/ kebijakan strategis, sehingga situasi kondisi dan keamanan kondusif. 

6. Menghimbau kepada masyarakat dan seluruh elemen anak bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi terwujudnya negara yang aman dan damai.***