POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Depok memperkuat sinergi dengan jajaran TNI untuk memitigasi risiko banjir di kawasan aglomerasi Jadetabek melalui program Karya Bakti Bersih-Bersih Sungai.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur, memastikan kesiapan daerahnya setelah mengikuti koordinasi virtual yang digelar Kodam Jaya di Markas Kodim 05/08 Depok.

Pertemuan tersebut menyepakati langkah konkret penanganan titik rawan banjir sebagai respons cepat terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi.

Baca Juga: Kontroversi Makin Membesar! Balasan Aspri Presiden ke Warganet Dianggap Tak Pantas bagi Pejabat Istana

"Intinya kita rapat koordinasi untuk pelaksanaan giat Bersih-Bersih Kali Cipinang pada hari Sabtu, sebagai upaya mengantisipasi cuaca ekstrem ke depannya," ujarnya, Rabu 10 Desember 2025.

"Kegiatan itu akan dilaksanakan Sabtu dengan koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)," tambahnya.

Mangnguluang Mansur menyebutkan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan akselerasi dari pemeliharaan rutin yang selama ini telah dijalankan oleh pemerintah kota maupun pusat.

Baca Juga: Ribuan Guru Lulus PPG tapi NRG Tak Kunjung Terbit! Ini Akar Masalahnya

"Sejauh ini DLHK sudah melakukan sejumlah kegiatan, Kementerian Lingkungan Hidup juga beberapa kali melakukan aksi serupa. Kegiatan Sabtu ini menjadi lanjutan sekaligus penguatan di lokasi lainnya," ungkapnya.

Agenda pembersihan sungai ini direncanakan berlangsung secara masif dan serentak di berbagai wilayah hukum Kodam Jaya, mulai dari Jakarta hingga Tangerang.

"Melalui kegiatan lintas wilayah dan lintas sektor ini, diharapkan antisipasi terhadap cuaca ekstrem dapat berjalan optimal. Koordinasi yang kuat antar instansi diyakini mampu meminimalisir dampak sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat," tandasnya.***