POJOKSATU.ID – Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) melakukan kunjungan ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Rawaurip, Sabtu (4/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional. Dalam kesempatan itu, FORMASI menyampaikan sejumlah catatan penting kepada pengelola SPPG.
Ketua FORMASI, Qorib menegaskan, kualitas makanan harus menjadi prioritas utama. Selain itu, aspek kebersihan dan kelayakan konsumsi juga harus benar-benar diperhatikan demi menjaga kesehatan masyarakat.
Baca Juga: SNBT 2026 Makin Dekat, Ini 3 Persiapan Wajib Jelang UTBK 21–30 April
“SPPG harus memastikan kualitas MBG tetap terjaga dengan baik, termasuk kebersihan dan standar kesehatan makanan,” ujarnya didampingi Koordinator SPPG Kecamatan Pangenan Rakhmat Hidayat, S.A.P.
Qorib juga mengingatkan agar pengelola SPPG tidak bersikap anti kritik terhadap masyarakat. "Evaluasi dan masukan dari publik merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan," katanya
Tak hanya itu, FORMASI menekankan bahwa program MBG merupakan program nasional yang harus didukung bersama. Mereka mengingatkan agar program tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan bisnis semata yang dapat merusak citra pemerintah.
“Jangan sampai program ini dimanfaatkan untuk keuntungan sesaat tanpa memperhatikan kualitas. Yang utama adalah nilai gizi dan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen pengawasan, Qorib juga menyatakan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial. Bahkan, mereka berencana membuka posko pengaduan bagi masyarakat terkait kualitas MBG di Kabupaten Cirebon.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan program MBG ke depannya.***




