POJOKSATU.ID – Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon melayangkan peringatan keras kepada Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) Desa Bringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Peringatan ini terkait dugaan lemahnya pengawasan kualitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada para siswa.
Ketua Umum FORMASI, Qorib, S.H., M.H., menegaskan bahwa kualitas makanan yang dikonsumsi generasi muda tidak boleh diabaikan, baik karena kelalaian teknis maupun administratif di lapangan.
“SPPG Desa Bringin harus memperketat kontrol kualitas makanan. Jika imbauan ini tidak diindahkan dan masih ditemukan pelanggaran standar, kami tidak akan ragu menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke instansi berwenang,” tegasnya dalam keterangan resmi.
Peringatan tersebut muncul setelah adanya laporan dari masyarakat, khususnya orang tua siswa, yang mengeluhkan kondisi makanan yang dinilai tidak layak konsumsi. Beberapa di antaranya menyebutkan adanya bau tidak sedap pada menu, terutama olahan ayam yang dibagikan kepada siswa.
Baca Juga: Motor Bensin Bisa Jadi Motor Listrik? Tinggal Datang ke Bengkel PLN, Begini Faktanya!
FORMASI pun mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah melaporkan temuan tersebut melalui call center yang disediakan. Laporan ini dinilai menjadi bagian penting dalam fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan program MBG.
Sebagai tindak lanjut, FORMASI saat ini melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya inspeksi mendadak ke sejumlah SPPG di wilayah Cirebon serta membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan adanya penurunan kualitas makanan.
“Kami hadir untuk memastikan hak anak-anak mendapatkan makanan bergizi yang layak benar-benar terpenuhi. Pengawasan akan terus kami lakukan secara intensif,” ujar Qorib.
FORMASI menegaskan, seluruh penyelenggara program MBG di wilayah Cirebon harus meningkatkan standar pelayanan karena masyarakat kini semakin aktif mengawasi pelaksanaan program tersebut.***




