POJOKSATU.ID- Kecelakaan kereta api di desa Cikuya, Haurpugur, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung antara kereta api Turangga 65 dan kereta api lokal Baraya, mengakibatkan korban jiwa meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, menyebut korban meninggal dunia bernama Andrian yang merupakan Pramugara KA Turangga.
"Korban ditemukan terhimpit di gerbong ketiga, " jelasnya, di lokasi kecelakaan kereta api di Cicalengka, Jumat 5 Januari 2024.
Kombes Ibrahim menambahkan, saat ini petugas masih berupaya untuk mengevakuasi korban tewas lainnya atas nama Enjang Yudi yang merupakan petugas PAM di Stasiun Cimekar. Korban masih terhimpit di antara gerbong kereta.
Baca Juga: Komentar Mahfud MD Soal Pernyataan Alvin Lim : Baguslah Kalau Dia Punya Info Begitu
Berikut data identitas korban tewas:
1. Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka (Commuter Line Bandung Raya) atas nama Julian Dwi Setiono;
2. Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka (Commuter Line Bandung Raya) atas nama Ponisan;
3. Pramugara KA Turangga atas nama Andrian;
4. Petugas PAM di Stasiun Cimekar atas nama Enjang Yudi.
Baca Juga: Bupati Madina Dimintai Keterangan di Poldasu, Kadis Pendidikan Dollar Siregar Sudah Dibawa ke Medan
Sementara itu situasi di RSUD Cicalengka Jumat siang, telah menerima tiga jenazah korban kecelakaan kereta api di Haurpugur.
Humas RSUD Cicalengka Nina Nurjanah menjelaskan, bahwa tiga korban meninggal sudah diterima instalasi forensik RSUD Cicalengka.
"Hingga pukul 13.30 kami Terima tiga korban meninggal dunia, saat ini sudah berada di kamar jenazah. Untuk identitas jenazah baru dua yang kami terima, yakni atas nama Julian Dwi Setiono dan Ponisan, " pungkas Nina Nurjanah. ***



