POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dengan adanya efesiensi dari mulai pusat hingga daerah, tidak menutup kemungkinan membuat sesak para pejabat yang biasa bermain di kegiatan kurang bermanfaat.
Efesiensi anggaran bukan berarti memotong anggaran secara membabi buta, pemerintah tentinya punya prosedur yang jelas ketika menerapkan efesiensi anggaran.
Namun, pasti ada saja para pejabat yang terganggu dengan adanya efisiensi, karena dapur para pejabat tersebut terganggu akibat kurangnya pemasukan ke kantong pribadinya.
Menanggapi masalah efisiensi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) sesekali hanya tersenyum, karena dengan adanya efisiensi sebagai kepala daerah sangat terbantu.
“Ketika ada anggaran-anggaran yang sifatnya seremonial di hotel, kurang bermanfaat bagi rakyat, kita alihkan ke anggaran yang lebih bermanfaat,” kata Om Zein, disela-sela ‘Ngosrek’ (bersih-bersih sampah) di Situ Cigangsa, Selasa (15/05).
Ada beberapa kegiatan yang lebih penting dan lebih bermanfaat bagi rakyat, sehingga ketika ada kegiatan yang kurang bermanfaat bagi rakyat kita efisiensikan.
Baca Juga: Dari Dapur Kecil ke Pasar Digital: Perjalanan Suhartini Bangun Tien Cakes and Cookies Bersama BRI
“Kita alihkan anggarannya untuk skala prioritas kebutuhan rakyat, agar rakyat bisa tersenyum hangat,” tambah Om Zein.
Seperti, kegiatan – kegiatan perbaikan jalan, perbaikan irigasi, pembangunan rumah tidak layak huni dan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat.
“Pokonamah urang ngabangun ker kepentingan rakyat banyak (pokonyamah kita membangun untuk kepentingan rakyat banyak),” jelas Om Zein.
Baca Juga: MOLA BKN Server Eror, Status BTS NIP Bikin Deg-degan CPNS: Jangan Panik Dulu, Ini Info Penting!
Dari hasil efesiensi anggaran di Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, kemungkinan bisa mencapai ratusan milyar rupiah.
Namun, hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti berapa jumlah efisiensi yang berhasil di tekan oleh Pemerintah Daerah.***




