POJOKSATU.id, Tasikmalaya — Pemanfaatan lahan yang belum optimal terus menjadi perhatian di tengah kebutuhan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih hijau sekaligus ruang produktif bagi masyarakat.

Kolaborasi berbagai pihak dinilai penting agar pengelolaan lahan dapat memberikan manfaat ekologis dan ekonomi secara berkelanjutan.

Semangat tersebut diwujudkan PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB melalui Fuel Terminal (FT) Tasikmalaya bersama TNI Koramil 1209/Cibeureum Kodim 0612/Tasikmalaya melalui kegiatan penanaman pohon produktif di Kawasan Wisata Tematik (Katasik) Ar-Razaq, Kelurahan Sukanegara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Selasa (15/9).

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Dilarang di Aek Tambangan, Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae

Kegiatan yang dilaksanakan bersama pemerintah dan masyarakat sekitar itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81.

Sebanyak 24 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Rinciannya terdiri dari 13 pohon mangga, enam pohon lengkeng, dan lima pohon alpukat.

Penanaman dipimpin Danramil 1209/Cibeureum Kapten Inf. Andri Mulyono dan disaksikan pemerintah daerah setempat serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Fajar sebagai perwakilan masyarakat.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Dukungan juga datang dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Provinsi Jawa Barat dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat fungsi ekologis sekaligus nilai ekonomis kawasan Katasik Ar-Razaq.

Danramil 1209/Cibeureum Kapten Inf. Andri Mulyono mengapresiasi keterlibatan Pertamina dan seluruh pihak yang ikut dalam kegiatan penghijauan tersebut.

“Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menjadi ruang bagi kami untuk memperkuat kebersamaan antara TNI, Pertamina, Pemerintah daerah setempat serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat terus terjalin agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Andri.

Baca Juga: Luka bakar bisa terjadi kapan saja di rumah. Kenali tingkat keparahan, pertolongan awal, dan tanda luka yang perlu diperiksa dokter.

Kembangkan Potensi Agroeduwisata

Penanaman pohon produktif tersebut merupakan bagian dari pengembangan Katasik Ar-Razaq, yang menjadi program binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional JBB melalui FT Tasikmalaya.

Program tersebut diarahkan untuk mengangkat potensi agroeduwisata di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: 50 Kampus Paling Berkelanjutan di Indonesia Versi UI GreenMetric 2026, Ada UGM hingga IPB

Bersama KWT Mekar Fajar, Katasik Ar-Razaq kini telah memiliki sejumlah fasilitas dan kegiatan produktif, antara lain tanaman hidroponik sebanyak 1.300 lubang, kebun cabai seluas 5.600 meter persegi, serta Demonstrasi Plot (Demplot) seluas 500 meter persegi.

Demplot tersebut mencakup greenhouse, budidaya ikan dengan sistem bioflok, serta berbagai tanaman organik.

Ketua KWT Mekar Fajar Fitri Nurhayati menyambut baik keberlanjutan pembinaan yang dilakukan di Katasik Ar-Razaq.

Baca Juga: Jadwal MCU Petugas Haji 2027 PPIH Kloter dan Arab Saudi, Kapan? Ini Bagian yang Akan Diperiksa

Menurutnya, keberadaan tanaman produktif dapat memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat, khususnya anggota kelompok tani.

“Kami dari KWT Mekar Fajar merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Bibit mangga dan lengkeng yang ditanam hari ini nantinya bisa menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus edukasi bercocok tanam bagi ibu-ibu di sini. Kami berharap pendampingan dari Pertamina dan instansi terkait terus berlanjut ke depannya,” ujar Fitri.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB Reno Fri Daryanto mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina mendampingi masyarakat dalam mengembangkan lingkungan yang memiliki nilai manfaat.

Baca Juga: Predikat AA SAKIP 2026, UPI Bandung Raih Nilai Tertinggi, Ini Cara Penilaian dan Daftarnya

“Lewat program Katasik Ar-Razaq, kami dapat membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan potensi kawasan secara berkelanjutan. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar lokasi,” tegas Reno.

Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyatakan akan terus mendorong program TJSL yang mendukung pengembangan potensi lingkungan agar menjadi kawasan yang produktif.

Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Asta Cita melalui swasembada pangan dan pengembangan ekonomi hijau.***