POJOKSATU.id - Dalam rangka mendorong kelancaran proses belajar mengajar di Pondok Pesantren Sabiilillaah, Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar gotong royong perbaikan fasilitas MCK ponpes pada Jumat (13/10/2023).

Adapun ponpes tersebut berlokasi di Jalan Tagari Lonjo, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Alhamdulillah, hari ini kami bersama-sama untuk bergotong royong, bahu membahu membersihkan, memperbaiki toilet-toilet yang ada di Ponpes ini. Harapan kami semoga santri-santri di Ponpes ini bisa nyaman menuntut ilmu pendidikan agama Islam dengan semangat," ujar Korwil SDG Sulteng, Rezha Rinaldy.

Pada kesempatan itu, simpatisan Ganjar Pranowo tersebut gotong royong bersama para santri dalam penambahan fasilitas keran air tempat berwudhu.

Mereka juga memperbaiki pintu-pintu yang sudah tidak layak dan menggantinya dengan yang baru. Kemudian memperbaiki pengaliran sanitasi yang ada di sekitaran toilet ponpes.

Bantuan ini merupakan inisiasi SDG untuk memenuhi kebutuhan pihak ponpes setelah diadakannya silaturahmi pada akhir Juli 2023 lalu. Selain itu, upaya ini sebagai bagian dari mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar Ponpes Sabiilillaah melalui rangkaian kegiatan bermanfaat.

"Ini upaya peduli pendidikan karena kita tahu Pak Ganjar juga fokus di pendidikan. Maka kami juga mengikuti sesuai dengan yang beliau fokuskan di dunia pendidikan," jelas Rezha.

Para santri dan sukarelawan sangat antusias merenovasi sarana dan prasarana ponpes. Hal itu terlihat dari semangat mereka dalam bergotong royong bersama-sama memperbaiki fasilitas MCK.

Diharapkan dengan dilakukannya perbaikan fasilitas tersebut, para santri semakin bersemangat dalam menimba ilmu terutama dalam beribadah karena fasilitas keran airnya untuk berwudhu juga sudah diperbanyak.

Langkah ini selaras dengan kebijakan Ganjar Pranowo selama menjabat Gubernur Jawa Tengah yang sangat pro terhadap pendidikan. Adapun salah satu program pro pendidikan yang diinisiasi Ganjar kala itu yakni SMK Negeri Jawa Tengah.

Dikutip dari laman jatengprov.go.id, SMK Negeri Jawa Tengah kali pertama didirikan tahun 2014 silam yang terdiri dari tiga sekolah berkonsep full boarding. Kemudian 15 sekolah semi boarding yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pimpinan Ponpes Sabiilillaah Ustaz Izun Nasrulloh mengapresiasi bantuan yang diberikan Santri Dukung Ganjar. Dengan total santri putra saat ini sekitar 35 orang, Izun berharap perbaikan ini dapat meningkatkan daya tarik masyarakat luas agar menyekolahkan anaknya di ponpes tersebut.

"Tentunya dengan adanya perbaikan-perbaikan fasilitas yang ada di pondok ini tentu targetnya adalah untuk menarik minat daripada masyarakat sekitar kota Palu atau di luar kota palu," kata Izun.

"Saya berterima kasih kepada relawan Ganjar dan Ganjar Pranowo semoga Allah membalas semua kebaikan dari Pak Ganjar dan saya bersyukur kepada Allah SWT," pungkasnya. (*)