POJOKSATU.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai disosialisasikan kepada masyarakat Praya Barat, Lombok Tengah, Senin (17/2/2025).
Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran dalam meningkatkan gizi dan menekan angka stunting di Indonesia.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar dan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam kesempatan itu, Muazzim menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi penting bagi generasi emas Indonesia di masa depan.
“Gizi yang baik adalah modal besar untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan produktif, serta mampu bersaing di era global,” ujarnya.
Namun, menurut Muazzim, tantangan gizi di Indonesia masih besar, seperti stunting, gizi buruk, dan obesitas. Untuk itu, kehadiran BGN diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan efektivitas program gizi nasional agar berjalan berkesinambungan.
Baca Juga: Tips Berkendara Motor di Perkotaan dengan Nyaman, Hemat, dan Tetap Aman
Program Makan Bergizi Gratis ini tak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.
“Uang yang digunakan dalam program ini diharapkan beredar di daerah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Muazzim.
Saat ini, pemerintah telah mengalokasikan Rp 71 triliun untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.
Bahkan, Kementerian Keuangan menyatakan anggaran program ini akan ditambah Rp 100 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp 171 triliun dan dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025.
Dengan anggaran yang besar dan komitmen berbagai pihak, program ini diharapkan bisa menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendorong kesejahteraan ekonomi di tingkat daerah.




