POJOKSATU.id, Jombang - Ditinggal untuk Halal Bihalal ke wilayah Malang, sebuah rumah yang berada di Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, di satroni kawanan pencuri. Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat 12 April 2024 siang hari.

Evi Maisaroh (59) korban pencurian, menceritakan, bahwa pada saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang mudik untuk melakukan halal bihalal ke wilayah Malang.

Evi menerangkan, bahwa kejadian pencurian tersebut yang menimpa dirinya, terjadi sekitar pukul 12.00 hingga pukul 14.00 WIB.

"Memang ketika pergi saya selalu menitipkan rumah ke kekerabatan dekat saya. Nah sebelum saya pergi itu rumah sudah saya kunci segala macam," ucap Evi, saat dihubungi, Minggu 14 April 2024.

Akan tetapi, pada saat kejadian tersebut, kerabatnya yang dititipkan rumahnya tersebut pergi untuk melaksanakan sholat Jumat.

Kemudian, pada saat usai pelaksanaan sholat Jumat kerabatnya tersebut kaget karena kendaraan miliknya yang terparkir di garasi sudah tidak ada.

“Saat perjalan pulang sampai di Kandangan (Kediri) saya di telfon kalau mobil tidak ada di rumah. Saya kaget kemudian saya minta cek yang dirumah,’’ ujar Evi.

Baca Juga : Akui Salah Atas Beredarnya Video Bercandaan Kasus Pelecehan Seksual Saipul Jamil, Ivan Gunawan Minta Maaf

Pada saat tiba di rumahnya tersebut, Evi kaget bukan main. Sebab mobil Honda Jazz miliknya tersebut sudah raih di gondol kawanan pencuri.

Selain itu juga, perhiasan dan sejumlah uang yang disimpan di lemari sudah raib juga di bawa kawanan pencuri yang masuk ke dalam rumah.

Pelaku, kata Evi mengacak-acak dan mencongkel lemari yang merupakan tempat penyimpanan uang serta perhiasannya tersebut.

Baca Juga: Polisi Hadiahkan Timah Panas ke Pelaku Curas Turis Asal Prancis Ditangkap

"Total ada Rp 25 juta, tapi tidak semua diambil. Pelaku mencongkel kamar dan lemari punya saya,’’ ungkap dia.

Akan tetapi, kata Evi, pelaku tidak membawa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Padahal diletakan di lemari yang sudah diacak-acak oleh pelaku.

"Pelaku hanya membawa kunci ganda dan juga STNK mobil saya saja, BPKB tidak di bawa oleh pelaku," terang dia.

”Tetangga saya tanya, tidak ada yang tahu kebetulan saat itu lingkungan sini sepi karena pas jam istirahat dan salat Jumat,’’ tambah dia.

Evi mengaku, kejadian pencurian yang dialaminya tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kapolsek Diwek AKP Dwi Basuki Nugroho membenarkan kejadian tindak pidana pencurian itu.

Dwi mengaku, bahwa kasus pencurian yang dialami oleh korban masih dalam proses penyelidikan pihaknya dan mencari bukti-bukti di lokasi.

"Iya, itu benar kejadiannya dan saat ini masih penyelidikan," ujar Dwi Basuki dikonfirmasi.***