POJOKSATU.ID - Sebanyak 2.581 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menerima bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan melalui Perum Bulog. Penyaluran dilakukan secara bertahap kepada warga dari 26 RW.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kelurahan Kayuringin Jaya, Ajeng Febri, mengatakan bantuan yang diterima masing-masing KPM berupa dua karung beras dan dua liter minyak goreng. Ia menegaskan bahwa data penerima mengacu pada sistem data terpadu yang telah diverifikasi pemerintah pusat.
“Data penerima bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan, yang mengacu pada data Badan Pangan Nasional, dan berasal dari Kementerian Sosial melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN),” ujar Ajeng saat dikonfirmasi di lokasi, Kamis (9/4/2026).
Ajeng menjelaskan, proses penyaluran bansos dijadwalkan selama lima hari, mulai Kamis (9/4) hingga Rabu (15/4), guna memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.
Baca Juga: Pemerintah Melalui Kemendikdasmen Menjemput 2,9 Juta Anak Kembali ke Sekolah
“Penyaluran dilakukan selama lima hari, yakni Kamis, Jumat, Senin, Selasa, dan Rabu,” katanya.
Untuk menghindari penumpukan warga, pihak kelurahan menerapkan sistem pembagian waktu berdasarkan wilayah RW. Undangan penyaluran telah disampaikan melalui masing-masing RW sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Penerimaan dibagi dua sesi. Pukul 08.00 hingga 12.00 WIB untuk RW 1 sampai RW 13, kemudian dilanjutkan pukul 13.00 hingga 16.00 WIB untuk RW 14 sampai RW 26,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi, Arif Supriyanto, menegaskan bahwa penyaluran bansos pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Bulog dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Ia memastikan, proses distribusi dilakukan sesuai prosedur dan berada dalam pengawasan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi untuk menjamin ketepatan sasaran serta kualitas bantuan yang diterima masyarakat.
“Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, sesuai data DTSN, serta kualitas komoditas yang diberikan dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” ujar Arif.
Arif menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan perangkat daerah, kelurahan, serta Bulog guna memastikan kelancaran distribusi, termasuk pengaturan jadwal dan mekanisme penyaluran agar berjalan tertib tanpa menimbulkan kerumunan.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penyaluran berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima,” pungkasnya.***




