POJOKSATU.ID  - Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengubah sistem kepemimpinan organisasi dari model presidensial ke sistem presidium yang diumunkan dan ditetapkan dalam Kongres IV KAI 2024 di Solo, berapa waktu lalu.

Direktur LBH KAI Jawa Barat, Qorib Magelung Sakti mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Kongres IV KAI 2024 di Solo yang berlangsung damai, amanah dan penuh khidmat.

"Ucapan selamat juga untuk 9 orang Presidium terpilih yang menduduki posisi Presidium dan saya ucapkan Selamat juga untuk Pak Doktor Tjoetjoe Sandjaya Hernanto (TSH) yang diangkat sebagai Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia yang sudah sah ditetapkan dalam Kongres," ucapnya Jumat (14/6)

Baca Juga: Buktikan Madrasah Hebat Bermartabat, Ayo Maju di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024, Pahami Persyaratan dan Cara Pendaftaran, Gercep Sekarang!

Selain itu, Qorib juga mengapresiasi kinerja KAI dibawah pimpinan TSH dalam mencetak advokat modern yang sangat luarbiasa dan siap bersaing di era digital.

"Kami segenap jajaran pengurus LBH KAI Jawabarat dibawah naungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Jabar mengucapkan terimakasih serta apresiasi kehormatan yang luar biasa untuk bapak advokat modern, Doktor Tjoetjoe Sandjaya Hernanto yang berjuang membimbing kami sebagai advokat KAI, membesarkan orgnaisasi KAI yang modern dan menciptakan kualitas Advokat KAI yang kompeten disegala bidang," ungkapnya.

Sebelumnya, sembilan anggota presidium yang disepakati di antaranya adalah Heru Notonegoro, Aldwin Rahadian, Umar Husin, Denny Indrayana, Pheo Hutabarat, Diyah Sasanti, Rizal Haliman, Israq Mahmud, dan Rukhi Santoso.

Komposisi presidium terdiri dari enam orang dari unsur pusat dan tiga orang dari unsur daerah. Sistem ini memungkinkan pengambilan keputusan dilakukan secara kolektif kolegial, meskipun ada seorang Ketua Presidium.

Baca Juga: Serangan Menyasar Sufmi Dasco, Pengamat : Sentimen Negatif ke Presiden Terpilih Prabowo

Kongres IV KAI yang berlangsung pada 7-8 Juni 2024 di Auditorium UMS Surakarta ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan seperti Sekda Jawa Tengah, ICJR, LPSK, dekan fakultas hukum dari beberapa kampus, serta para Jenderal Purnawirawan Polri, yang juga banyak beralih menjadi advokat di KAI.