POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bila benar terjadi Profesi guru di Purwakarta kali ini tercoreng, karena ada ulah oknum guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melakukan perselingkuhan dengan sesama guru.

Kemungkinan besar, pepatah yang mengatakan 'rumput tetangga terlihat lebih segar, bila dibandingkan dengan rumput dirumah sendiri' benar adanya, sehingga diduga terjadilah perselingkuhan tersebut.

Kabar yang beredar sudah bukan rahasia umum lagi, karena khalayak ramai di daerah tempat guru tersebut mengajar sudah mengetahui adanya dugaan perselingkuhan tersebut.

Baca Juga: Seluruh ASN di Purwakarta Tandatangani Pakta Integritas Netralitas ASN di Pemilu dan Pemilukada 2024

Bahkan, kabarnya suami dari guru GTT sempat baku hantam dengan si pria yang merupakan Guru PNS di daerah tersebut.

Walaupun sudah bukan rahasia umum, karena jauhnya akses informasi di daerah paling ujung di Kabupaten Purwakarta tersebut, sehingga informasinya lambat tercium oleh media.

Pojoksatu.id berusaha menghubungi kepala sekolah setempat, untuk menkonfirmasi informasi yang tengah hangat di masyarakat tersebut.

Baca Juga: Novel Farid Adik Pengusaha Besar Purwakarta Mundur Dari Caleg, Partai Golkar Bakal Kalang Kabut Cari Pengganti

Sayangnya, walaupun walaupun nomor handphone kepala sekolah tersebut aktif tapi sepertinya kepalla sekolah enggan mengangkat telephone pojoksatu.id.

Begitupun nomor telephone seluller guru PNS yang diduga melakukan perselingkuhan tersebut saat di telephone tidak diangkat.

Menurut salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan bahwa si pria guru SMP yang berstatus PNS itu berinisial Fi dan guru perempuan yang berstatus GTT berinisial Ei.

Baca Juga: Dua Pejabat Tersangka Korupsi BTT Covid19 Di Purwakarta Ditahan,Dikenakan Pasal Berlapis Terancam Hukuman Mati

“Di lembur tos rame om, murid-murid SMP ge arapalen kajadian eta (Di kampung sini sudah rame Om, bahkan para siswa SMP tempat oknum guru tersebut mengajar juga pada mengetahui kejadian (perselingkuhan) itu),” kata salah satu warga masyarakat setempat.

Terpisah, beberapa pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta saat dihubungi via seluller membenarkan bahwa ada kejadian tersebut.

“Atos ka bidang nu menangani, informasi tos beres di tingkat keluarga, upami ti dinas sanksina guru ybs dialihken ka luar kecamatan (sudah ke bidang yang menanganinya, informasi sudah diberesin secara kekeluargaan, kalau dari dinas sanksi buat guru tersebut yang bersangkutannya di pindah tugaskan ngajarnya di luar kecamatan),” kata salah seorang pejabat, setingkat Kabid di Dinas Pendidikan, Kamis (12/10).

Baca Juga: Viral Penumpang di Stasiun Sudirman Menumpuk, Pihak KAI Commuter Imbau Penumpang Tidak Berdiri di Peron

Sementara itu, informasi kian berkembang konon katanya si oknum pria yang merupakan guru PNS itu masih kerabat dari mantan pejabat nomor satu di Purwakarta, hingga malam ini pojoksatu.id masih melakukan investigasi memdalam.***