POJOKSATU.id - Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar pelatihan digital marketing pada Minggu (24/9/2023).
Pelatihan yang dilaksanakan di Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, diikuti puluhan anak muda, milenial, hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Bangkalan.
Salah satu peserta, Choirun Nisa, menyebut, digital marketing merupakan ilmu baru baginya.
Baca Juga: Anak Bungsu Jokowi Kaesang Pangarep Resmi Ketum PSI 2023-2028, Langsung Terima SK dari Grace Natalie
"Sangat bagus sekali, saya jadi tahu tentang pemasaran lewat digital marketing," ujar Choirun Nisa.
Wanita yang memiliki usaha kopi ini mengaku selama ini hanya memasarkan usahanya di sekitar Bangkalan saja.
Namun, berkat pelatihan dari relawan PMN Jatim yang merupakan relawan pendukung Ganjar Pranowo, dia mengaku siap merambah sosial media untuk memasarkan produknya.
"Dengan ini saya baru tahu bahwa lewat digital marketing saya bisa berjualan untuk seluruh Indonesia lewat sosial media," jelasnya.
Dia berharap dengan modal digital marketing, pasar dan konsumen dari usaha kopi miliknya bisa meluas sampai seluruh Indonesia.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta pelatihan diedukasi mulai dari pengenalan dasar-dasar digital marketing.
Juga cara membuat toko di marketplace online, hingga cara membranding produk usaha.
Koordinator Daerah PMN Bangkalan, Arief Juniyardi menyatakan, pelatihan ini bertujun memperluas pasar UMKM yang dikelola anak muda Bangkalan.
"Harapan saya semoga lebih baik lagi pemasaran UMKM dan lebih luas dan ditingkatkan lagi level UMKM yang ada di Bangkalan," kata Arief.
Menurutnya, masih banyak anak muda di Bangkalan yang belum memahami apa itu digital marketing sehingga usaha miliknya sulit berkembang.
"Di kalangan pemuda Bangkalan sendiri, teman-teman lebih dominan berjualan di tempat. Kurang pemahaman digital marketing tersebut, entah cara mengakses pembuatan toko di media online," jelasnya.***



