POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta H. Agus Marzuki angkat suara terkait pesta Minuman Keras (miras) puluhan pelajar, ini kejadian luar biasa karena melibatkan berbagai sekolahan.
Ada kelemahan pengawasan yang dilakukan oleh semua pihak termasuk orang tua siswa, hingga mereka bisa merayakan kelulusan sekolah dengan pesta miras.
“Saya turut prihatin atas kejadian tersebut. Dan ini baru kali pertama, beberapa sekolahan bersatu merayakan kelulusan dengan pesta miras,” ujar Agus, melalui sambungan telephon, Senin (20/05).
Baca Juga: Yakin 3 DPO Kasus Vina Cirebon Benar-benar Ada? Bukan Fiktif? Kuncinya Ada 2 Perwira Polri Ini
Kita berharap di tahun-tahun mendatang tidak ada lagi hal seperti itu terjadi, karena hal itu mencoreng dunia pendidikan.
“Termasuk kejadian luar biasa. Itu salah satu bentuk dari lemahnya pengawasan yang dilakukan semua pihak, salah satunya lemahnya pengawasan dari Cabang Dinas Pendidikan wilayah IV Provinsi Jawa Barat,” tambah Agus.
Sebelumnya diberitakan
Parah puluhan Siswa dan Siswi dari beberapa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) rayakan kelulusan dengan Pesta Minuman Keras (Miras) tiga orang diantaranya pelajar perempuan.
Puluhan pelajar yang kedapatan tengah meraayakan pesta miras tersebut, kemudian diamankan oleh pihak kepolisian di Polsek Bojong untuk dilakukan pembinaan.
Dari puluhan pelajar yang tengah pesta miras itu, tiga diantaranya perempuan yang ikut serta merayakan kelulusan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh pojoksatu.id, mereka yang diamankan pihak kepolisian saat pesta miras sebanyak 28 orang tiga diantaranya pelajar perempuan.
Baca Juga: Pesawat Latih Jatuh di BSD dalam Kondisi Hujan Lebat, KNKT dan Polisi Selidiki Penyebabnya
Puluhan pelajar siswa dan siswi tersebut dari berbagai sekolah yang ada di Purwakarta, mereka bersama-sama tengah merayakan kelulusan disebuah Villa yang ada di Cihanjawar Bojong.***




