POJOKSATU.id - Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur, secara resmi membuka perhelatan Depok Expo 2025 di Depok Open Space, Balai Kota, Kamis 4 Desember 2025.
Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa acara ini bukan sekedar pameran, melainkan ruang tumbuh dan kolaborasi untuk menciptakan ekosistem yang solid.
"Depok Expo bertujuan memperkuat promosi produk UMKM dan memperluas pasar bagi pelaku usaha," ujar Agung, sapaan akrab Sekda Depok.
Baca Juga: DPR Ngamuk! Menteri di Filipina Mundur Gara-Gara Banjir, Raja Juli: Saya Siap Dievaluasi
Apresiasi tinggi ia berikan kepada DKUM, panitia, komunitas, mitra retail, hingga sekolah yang memeriahkan acara, termasuk penampilan marching band TK Negeri Sawangan 1.
Sinergi berbagai pihak inilah yang dinilai membuat gelaran ini memiliki makna lebih dalam lagi bagi pelaku usaha maupun pelajar yang terlibat.
Rangkaian acara tahun ini sangat beragam, mulai dari lomba mewarnai, market day SD, hingga presentasi rencana bisnis untuk siswa SMP dan SMA/SMK.
Selain bazar UMKM antar kecamatan, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Pemkot dan retail modern demi memperluas akses pasar produk lokal.
"Ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekedar aktivitas ekonomi, tetapi bagian dari proses penting membangun ekosistem kewirausahaan sejak dini hingga dewasa," tambahnya.
Agung kembali menegaskan posisi vital UMKM sebagai pilar utama perekonomian Kota Depok.
Baca Juga: Reformasi TPG 2026! Pembayaran Bulanan Dijanjikan, Tapi Apakah Budaya Telat Bisa Benar-Benar Hilang?
Tercatat lebih dari 60 persen perputaran ekonomi daerah digerakkan oleh sektor mikro dan kecil yang juga menjadi penyedia lapangan kerja utama.
Oleh sebab itu, Depok Expo dianggap sebagai momentum strategis untuk unjuk karya, memperluas jaringan, dan meningkatkan literasi bisnis.
Guna menghadapi persaingan yang makin ketat, ia menyebutkan tiga kekuatan utama yang wajib dimiliki oleh UMKM Depok.
Ketiga hal tersebut meliputi konsistensi kualitas produk, kemampuan pemasaran digital, serta kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah dan swasta.
Pemerintah berkomitmen mendorong ekosistem produktif melalui pelatihan, akses modal, hingga digitalisasi pemasaran demi kemajuan bersama.
Baca Juga: TPG Bulanan Mulai 2026! Ini Penjelasan Pemerintah dan Bagaimana Respons Guru?
"Depok Expo 2025 adalah bukti nyata bahwa kolaborasi itu sudah mulai berjalan, tugas kita memastikan keberlanjutan dan dampaknya bagi masyarakat," Agung.
Seluruh elemen diajak untuk memanfaatkan momen ini guna memperkuat posisi UMKM sebagai fondasi ekonomi lokal.
Membawa semangat Depok Maju, ia berharap para pelaku usaha semakin kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.
"Setiap karya UMKM adalah bagian dari kontribusi Kota Depok menuju Indonesia Emas 2045, ketika ekonomi nasional bertumpu pada kekuatan lokal," tutupnya.
Digelar pada 4-5 Desember, Depok Expo 2025 diharapkan menjadi ajang mengenalkan dunia wirausaha kepada generasi muda sekaligus mendukung kebangkitan UMKM.***




