POJOKSATU.id - Wajah Kota Depok kini tengah bersolek menuju tampilan yang lebih asri dan estetik lewat tangan dingin Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Tidak sekadar menanam pohon peneduh biasa, DLHK mulai memperbanyak populasi pohon Tabebuya yang kerap disandingkan dengan keindahan Sakura.
Tri Sakti Anggoro selaku Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Depok menyebutkan bahwa tanaman ini memiliki fungsi ganda yang vital bagi wilayah urban.
Baca Juga: Jangan Daftar PPPK BGN 2025 Sebelum Siapkan 7 Dokumen Wajib Ini, Banyak yang Belum Tahu!
"Tabebuya ini bagus untuk menyerap CO₂, membantu mengurangi polusi, dan daunnya juga bisa menahan debu. Jadi bukan cuma cantik, tapi juga membuat kualitas udara lebih baik," jelasnya.
Selain fungsi estetika, tajuk pohon yang lebar mampu memberikan keteduhan maksimal sekaligus meredam sengatan panas perkotaan.
Karakteristik tanaman ini juga dinilai sangat ramah perawatan karena tahan banting terhadap cuaca panas dan mampu tumbuh dengan cepat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Mendagri Berhentikan Kadernya Bupati Aceh Selatan, Bupati Lain Senyum-senyum
Sistem perakarannya yang tidak destruktif menjadikannya pilihan paling aman untuk ditanam berdampingan dengan infrastruktur jalan maupun pedestrian.
"Aman kalau ditanam dekat jalan atau trotoar. Ini salah satu alasan kenapa tabebuya cocok untuk perkotaan," tambah Sakti.
Warga Depok bisa menantikan pesona 'Sakura Tropis' ini mekar sempurna pada rentang September hingga November atau periode April hingga Juni saat cuaca kering.
Baca Juga: Tunjangan Guru Resmi Dibayar Bulanan Tahun 2026, Segini Besarannya!
Saat musim berbunga tiba, dahan pohon akan dipenuhi kelopak warna-warni yang menciptakan efek visual memukau layaknya hujan bunga.
Program beautifikasi kota ini telah menyasar sejumlah lokasi penting mulai dari kawasan UIII hingga sepanjang jalur Jalan Raya Bogor.
Kawasan Margonda juga tak luput dari sentuhan ini melalui skema Eco-Sharing yang melibatkan partisipasi aktif para pelaku usaha di sekitarnya.
"Harapannya, ke depan bahu Jalan Margonda dan titik-titik lain di Depok bisa memunculkan nuansa pink seperti sakura di Jepang," kata Sakti.
Kehadiran flora cantik ini secara alami turut mengundang satwa penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu yang akan memperkaya ekosistem kota.
Baca Juga: Terungkap! Ini Sebab Utama NIP Tenaga Honorer Akan Dinonaktifkan, Jangan Sampai Anda Kena!
DLHK mengajak seluruh elemen masyarakat dan komunitas untuk mendukung gerakan penghijauan ini demi terciptanya lingkungan yang sehat.
"Tabebuya ini bukan hanya soal keindahan, tapi bagaimana kota kita punya udara yang lebih bersih dan ruang yang lebih nyaman untuk semua," tutupnya.***




