POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dalam gelaran safari budaya, Dedi Mulyadi meminta kepada pejabat dan anggota dewan dari partai gerinda untuk ‘nyandung’ (memiliki istri) lagi hingga 4 orang.

Nyandung yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi bukan sembarang memiliki istri baru, melainkan ada kriteria atau syaratny ketika mereka memiliki istri baru.

Syarat utama nyandung, yaitu usia istri barunya minimal usia 60 tahun (Nini-nini), semakin banyak nyandung maka semakin baik.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sebut Negara Berdosa Pada Rakyat Gegara Ribuan Anak Ini, Sindir Gubernur Jabar?

“Jadi kalau nyandungna ka nini-nini, berarti para pejabat dan anggota dewan dari partai Gerindra telah mengentaskan kemiskinan. Dengan mencukupi kebutuhan para janda-janda tua, maka masalah kemiskinan akan berkurang”

Demikian hal itu disampaikam oleh Dedi Mulyadi, dihadapan puluhan ribu orang yang hadir di acara safari budaya yang bertempat di Sukabumi.
Gelaran Safari Budaya Kang Dedi Mulyadi (KDM) kembali dipadati oleh puluhan ribu orang.

Kali ini safari bertajuk Menjemput Kemenangan 08 Presiden ke-8 itu digelar di Lapangan Bola Tarikolot, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/07).

Baca Juga: Siap-siap Daerahmu Kedatangan Dedi Mulyadi, Berikut Jadwal Lengkap Safari Budaya KDM

Di hadapan puluhan ribu warga, KDM menyampaikan salam dan terima kasih dari Prabowo Subianto kepada masyarakat yang telah setia memberikan dukungan. Ke depan bersama warga seluruh elemen akan terus membangun negeri dengan rasa cinta.

KDM juga menyampaikan kepada seluruh kader dan dewan dari Partai Gerindra untuk berani tegas membela kepentingan rakyat. Mulai dari urusan infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga kemiskinan.

“Saatnya para politisi membuktikan diri bahwa kita manusia terpercaya bukan manusia yang hina, diolok-olok setiap waktu, seolah politisi kaum tak terpercaya, kita buktikan kita bisa dipercaya,” ujarnya.

Hal lain yang disampaikan oleh pria yang identik dengan iket putih itu adalah seruan agar para anggota dewan dan pejabat yang terpilih di 2024 nanti untuk memiliki ‘istri’ baru yang merupakan janda tua dan lansia. Mereka rutin dibantu dan diperhatikan layaknya seorang istri.

Baca Juga: Sambil Naik Garuda Di Safari Budaya Dedi Mulyadi Menjemput Kemenangan Presiden 08

Menurutnya jika satu anggota dewan memiliki empat ‘istri’ baru, kemudian kepala desa, lurah, camat, pejabat hingga kepala daerah melakukan hal yang sama maka bukan tidak mungkin kemiskinan bisa terentaskan.

“Jadi bagaimana setuju tidak kalau anggota dewan dan pejabat nanti nyandung?,” tanya Dedi pada warga.

“Setuju,” teriak warga yang hadir menjawab dengan kompak.

Kang Dedi mengatakan, apa yang diungkapkannya bukanlah omong kosong. Sebab saat ia menjabat sebagai Bupati Purwakarta dua periode telah menggulirkan program Ibu Asuh.

Program tersebut mewajibkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Purwakarta memiliki 1-4 orang ibu asuh.

Baca Juga: Ijazah Ditahan Pihak Sekolah, Dedi Mulyadi Turun Tangan Lunasi Iuran Masalah Beres

“Waktu saya jadi bupati punya program namanya Ibu Asuh. Eselon 2 punya 5 ibu asuh, eselon 3 punya 4 ibu asuh, pegawai biasa 1 ibu asuh, 10 ribu pegawai Pemda punya 10 ribu ibu asuh, setiap bulan mereka harus menyisihkan gajinya dan diantarkan ke rumah ibu asuh masing-masing,” beber KDM yang disambut riuh tepuk tangan warga.

Acara safari budaya semakin meriah dengan kehadiran comedian Sule, Ohang dan Anton Abok. Selain itu KDM juga memberikan bantuan uang Rp 6 juta kepada seorang kuli serabutan pekerja keras sebagai modal untuk membeli hewan ternak.

Antusiasme puluhan ribu warga masyarakat yang hadir ke acara gelaran safari budaya, menegaskan bahwa para warga butuh pemimpin yang merakyat. ***