POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui BPBD meminta warga meningkatkan kewaspadaan terkait potensi penyebaran debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Aktivitas erupsi gunung berapi tersebut dikhawatirkan membawa material abu cair maupun padat yang terbawa angin hingga ke pemukiman penduduk.

Penyebaran abu vulkanik dapat berdampak langsung pada penurunan kualitas udara di sekitar wilayah terdampak.

Selain itu, jarak pandang masyarakat berpotensi memburuk secara signifikan akibat paparan debu tebal di udara.

Baca Juga: Anak Krakatau  Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Meluas Cepat Dari Sumatra Hingga Menembus Jawa Barat dan Jakarta!

Kondisi ini menjadi perhatian serius terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan agar warga tidak panik namun tetap menjalankan langkah antisipasi yang tepat.

Masyarakat dianjurkan untuk selalu memakai masker medis atau pelindung pernapasan ketika terpaksa melakukan aktivitas di luar ruangan.

Penggunaan kaca mata atau pelindung mata juga sangat disarankan apabila kondisi udara mulai diselimuti debu pekat.

Baca Juga: Waspada Gelap di Sumatera! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Guyur Sejumlah Kabupaten di Lampung!

Apabila terjadi hujan abu vulkanik, warga sebaiknya membatasi seluruh kegiatan di luar rumah.

Penutupan ventilasi, pintu, serta jendela rumah harus segera dilakukan begitu abu vulkanik mulai mengotori lingkungan sekitar.

Kebersihan bahan makanan dan sumber air bersih juga wajib dijaga agar terhindar dari kontaminasi zat berbahaya.

Para pengguna jalan dan pengendara kendaraan diminta ekstra berhati-hati karena abu vulkanik memicu jalanan menjadi sangat licin sekaligus mengganggu penglihatan.

Pemerintah Daerah berharap seluruh lapisan masyarakat terus memantau informasi resmi dari instansi berwenang demi menjaga keselamatan bersama.***