POJOKSATU.ID – Pemerintah Kota Bekasi memberikan penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan media sosial sebagai sarana informasi publik.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen OPD dalam menyampaikan program, kegiatan, dan layanan pemerintah secara cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menempati peringkat pertama pengelolaan media sosial terbaik.
Posisi kedua diraih oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), disusul Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia disingkat (BKPSDM) Kota Bekasi di peringkat ketiga.
Baca Juga: Asep Sholeh Ambil Alih PSIT Cirebon, Babak Baru Sepak Bola Kota Udang Dimulai
Penilaian pengelolaan media sosial OPD ini dilakukan dengan sejumlah indikator utama, di antaranya konsistensi dan frekuensi unggahan konten, kualitas informasi yang disajikan, tingkat interaksi dan engagement dengan masyarakat, kecepatan serta ketepatan respons terhadap pertanyaan publik, hingga kreativitas penyajian konten visual dan narasi yang mudah dipahami.
Selain itu, aspek kepatuhan terhadap etika komunikasi publik dan akurasi informasi juga menjadi perhatian utama dalam penilaian, mengingat media sosial OPD merupakan sumber rujukan masyarakat terhadap kebijakan dan layanan pemerintah daerah.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa media sosial kini menjadi wajah utama pemerintah daerah di ruang digital.
“Media sosial OPD bukan sekadar alat publikasi, tetapi kanal komunikasi strategis antara pemerintah dan masyarakat. Informasi yang disampaikan harus cepat, akurat, dan memberikan kejelasan,” ujar Tri Adhianto.
Ia berharap prestasi yang diraih DBMSDA, Disdamkarmat, dan BKPSDM dapat menjadi contoh bagi seluruh perangkat daerah lainnya.
“Saya mendorong seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan media sosial. Manfaatkan platform digital sebagai sarana informasi yang edukatif, responsif, dan membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Menurut Tri, pengelolaan media sosial yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat citra Pemerintah Kota Bekasi sebagai birokrasi yang terbuka, adaptif, dan informatif.
Penghargaan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bekasi dalam mendorong transformasi digital birokrasi, khususnya dalam menghadirkan informasi publik yang transparan, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***




