POJOKSATU.id, BOGOR - I Ketut Yasa baru saja mengambil langkah berani. Ia beralih dari dari pekerjaan sebagai karyawan untuk bergabung menjadi pengusaha mitra PESTIGO.
I Ketut Yasa sebelumnya bekerja sebagai karyawan salah satu perusahaan jasa pengendalian hama terbesar di Indonesia.
Pria yang biasa dipanggil om Bli di PESTIGO adalah putra daerah Bali. Ia lahir di Klungkung, Bali.
Baca Juga: 6 Tempat Ngopi Enak dengan Rating Tertinggi di Pematang Siantar Menurut Google Review
Ia membulatkan tekadnya untuk menjadi pengusaha dengan bergabung sebagai salah satu mitra PESTIGO, perusahaan lokal yang dalam waktu 9 bulan sudah memiliki 5 cabang di seluruh Indonesia.
Pria yang memiliki tubuh tegap dan senyum yang khas ini mengatakan keputusannya untuk pindah dari pekerjaan yang sebelumnya menerima gaji ke posisi pengusaha memerlukan mental yang kuat.
Atas dukungan keluarga dan keyakinannya terhadap pasar bisnis jasa pengendalian hama di Indonesia khususnya di Bali yang masih sangat luas membuatnya yakin bahwa Pestigo Denpasar dapat berkembang dengan baik untuk menjadi yang terbaik.
Baca Juga: Dapur Umum Disiapkan, 900 Porsi Makan untuk Korban Terdampak Banjir di Braga
Hal itu diperkuat dengan pengalaman I Ketut Yasa yang sudah cukup lama di sektor pengendalian hama.
Ia juga pernah menjadi bagian dari tim para Co-Founder PESTIGO yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun, serta kedekatan emosional mereka dengan pelanggan.
Sebagaimana diketahui, Pestigo adalah brand/merk penyedia jasa pengelolaan hama & rayap yang didukung manajemen yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dan teknologi ramah lingkungan.
Baca Juga: Selain Kadis Pendidikan Madina, Poldasu Ungkap Tersangka Suap PPPK 2023 Bisa Bertambah
Berbeda dengan penyedia jasa pest control lainnya yang menggunakan istilah pengendalian hama, Pestigo mendefinisikan Pest Management sebagai Pengelolaan Hama yang mengintegrasikan berbagai jenis metode baik itu kimiawi maupun non-kimiawi. ***



