POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Permasalah carut marut tata kelola Makan Bergizi Gratis ( MBG ), tak kunjung usai dengan ditemukannya dugaan Sertifikat Laik Hiege Sanitasi ( SLHS ) di Kabupaten Purwakarta.

Hal itu tentunya tamparan keras bagi Badan Gizi Nasional, karena lemahnya pengawasan yang dilakukan kepanjangan tangan dari BGN yaitu Koordinator Wilayah ( Korwil ) maupun Koordinator kecamatan ( Korcam ) BGN di Purwakarta.

Terbaru, Kowil BGN Purwakarta, Gilang, terlihat kena mental ketika ketua Komisi III DPRD Purwakarta marah besar kepadanya selaku Korwil BGN penanggungjawab SPPG SPPG yang ada di Purwakarta.

Baca Juga: Gubernur Jabar Siapkan Dua Opsi Penanganan Jalan Badami–Loji Karawang, Jalur Khusus Kendaraan Industri Disiapkan

Suasana rapat pemanggilan Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Kecamatan (Korcam) BGN se-Kabupaten Purwakarta di ruangan Komisi IV DPRD Purwakarta mendadak panas.

Ketegangan memuncak saat Ketua Komisi III DPRD Purwakarta, H. Elan Sopiyan, mendatangi lokasi rapat dan melontarkan cecaran tajam terhadap Ketua Korwil BGN Purwakarta, Rabu (16/09.

​Rapat evaluasi yang awalnya membahas dugaan kasus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) palsu serta isu perizinan (PBG) pada fasilitas RSAS tersebut langsung diwarnai nada keras dari pihak legislatif.

Baca Juga: Penjualan Rumah Melambat, Properti1.com Hadirkan Listing Gratis

​Dalam momen tersebut, H. Elan meluapkan kekecewaannya lantaran Gilang selaku pimpinan Korwil dinilai berulang kali mengabaikan panggilan rapat resmi dewan di Komisi III.

​"Kamu tahu tanggung jawab kamu sebagai apa? Sebagai Korwil, Pak! Kamu diundang dua kali tidak pernah hadir! Diundang Komisi III tidak hadir, diundang Komisi IV ini ko bisa hadir? Berarti kamu tidak menghargai lembaga ini!" tegas H. Elan dengan nada tinggi di hadapan jajaran Korcam BGN yang hadir.

​H. Elan menekankan bahwa sebagai Koordinator Wilayah yang bertugas di Kabupaten Purwakarta, Korwil BGN seharusnya aktif berkoordinasi dengan instansi daerah dan menguasai permasalahan di lapangan, termasuk urusan perizinan PBG dan penanganan dugaan pemalsuan dokumen SLHS.

Baca Juga: Sampah hingga Tambang Pasir Jadi Sorotan, DPRD Jabar Dalami Masalah Lingkungan di Sumedang

​"Kamu makan di sini, kerja di sini, cari nafkah di sini. Hargai institusi ini! Masa bodoh atau gimana? Kamu harus tahu wilayah, koordinasi dengan korcam-korcam. Jangan asal datang ke Purwakarta tapi tidak tahu masalahnya," lanjutnya mencecar.

​Mendapat tekanan dan cecaran tajam tersebut, Gilang yang duduk di hadapan jajaran dewan mengatupkan kedua tangannya sembari menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada pemanggilan sebelumnya. Pihak Korwil BGN berjanji akan memberikan klarifikasi lebih lanjut dan mengikuti prosedur koordinasi yang ditentukan.

​Pihak DPRD Purwakarta menegaskan akan terus mengawal dugaan skandal SLHS palsu ini hingga tuntas guna memastikan kepatuhan hukum dan perlindungan terhadap pelayanan publik di Kabupaten Purwakarta.