POJOKSATU.ID - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah tempat hiburan karaoke yang berlokasi di Desa Bungkul, Kecamatan Indramayu.
Kegiatan sidak ini turut diikuti oleh Kasat Pol PP Teguh Budiharso, Camat Indramayu Indra Mulyana, serta perwakilan dari TNI dan Polri.
Langkah ini diambil menyusul ramainya perbincangan publik terkait keberadaan diskotek yang belum mengantongi izin resmi.
Bahkan, Bupati menerima laporan langsung dari warga yang meminta agar operasional tempat tersebut dihentikan.
Baca Juga: Hari Ini Pemegang Saham BBRI Panen Dividen Rp31,4 Triliun, Bukti Kinerja Moncer!
Usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Indramayu, Bupati Lucky Hakim langsung menuju lokasi.
Setibanya di sana, ia disambut oleh pemilik tempat hiburan, Maman Yahya.
Lucky menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas atas temuan ini. Ia meminta operasional usaha tersebut dihentikan sementara waktu hingga semua perizinan yang diperlukan terpenuhi.
“Kami mendapati bahwa usaha ini belum memiliki izin resmi. Untuk itu, kami minta agar operasional dihentikan sementara sampai perizinannya lengkap dan sesuai aturan,” tegas Lucky Hakim. Rabu (23/4/2025)
Ia juga mengungkapkan bahwa izin awal menyebutkan tempat tersebut sebagai karaoke keluarga, namun faktanya terdapat aktivitas hiburan malam menyerupai diskotek yang belum mendapatkan izin.
Langkah tegas ini, menurutnya, diambil untuk menjaga ketertiban dan menjawab keresahan masyarakat yang sudah lama mempertanyakan keberadaan tempat hiburan tersebut.
Lebih lanjut, bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu terbuka bagi siapa pun yang ingin berinvestasi, dan tidak akan mempersulit proses perizinan selama mengikuti prosedur yang berlaku.
Sementara itu, H. Maman Yahya, pemilik Karaoke Keluarga, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti arahan pemerintah. Ia juga berkomitmen segera melengkapi perizinan sesuai peraturan yang ada.
Ia menilai sidak ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan dan menciptakan iklim usaha yang tertib serta aman.***




