POJOKSATU.ID - Bank BTN Syariah menggelar sosialisasi program pendanaan dan pembiayaan kepada koperasi-koperasi di Kota Bekasi. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 koperasi yang diundang sebagai langkah awal pengenalan produk serta rencana pengembangan layanan BTN Syariah.
Kepala Cabang Bank BTN Syariah Kota Bekasi, Fery Despriza menjelaskan, bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait berbagai program yang meliputi produk funding (pendanaan) hingga lending (pembiayaan).
“Kita ingin memperkenalkan produk-produk BTN Syariah, mulai dari penempatan dana hingga pembiayaan konsumtif maupun komersial,” ujarnya, di Aroem Resto & Cafe Summarecon Bekasi, Selasa (09/12/2025).
Pembiayaan konsumtif ditujukan bagi anggota koperasi, misalnya kebutuhan pengajuan pembiayaan perumahan. Sedangkan pembiayaan komersial menyasar kebutuhan koperasi seperti pengembangan gedung, investasi, ataupun proyek yang dikelola koperasi.
Baca Juga: Tiket Jatiluhur Rp 65 Ribu Dikeluhkan Pengunjung, Waduk Dipenuhi Eceng Gondok
Terkait pendanaan bagi UMKM, BTN Syariah juga memiliki ambang batas pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan koperasi serta anggotanya.
“Untuk UMKM, kita batasi di angka Rp50 juta hingga Rp100 juta. Namun tetap kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi aset koperasi,” jelasnya.
Menurut Fery, legalitas koperasi menjadi persyaratan utama, sebelum memperoleh pembiayaan. Pengalaman sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah kendala dalam pembiayaan koperasi, sehingga kini pihak BTN Syariah memperkuat kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi.
“Kami ingin memastikan koperasi yang dibiayai adalah koperasi yang benar-benar sehat. Karena itu ke depan kami akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi untuk memetakan koperasi-koperasi yang layak dibiayai,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, banyak koperasi selama ini telah menitipkan dana di BTN Syariah, sehingga data terkait potensi dan kinerja koperasi sudah dimiliki sebagai acuan pemberian pembiayaan di masa mendatang.
Selain itu, BTN Syariah turut mendukung program pemerintah pusat terkait penguatan koperasi, termasuk program Koperasi Merah Putih.
Melalui kolaborasi dengan dinas terkait, BTN Syariah berharap dapat berperan dalam meningkatkan kapasitas dan kepercayaan publik terhadap koperasi.
“Kami berharap ke depan koperasi yang ada di Kota Bekasi semakin berkembang dan kepercayaannya semakin meningkat. Fasilitas yang kami berikan harus digunakan secara bijak agar tidak menimbulkan masalah yang bisa mengurangi kepercayaan perbankan,” pungkas Fery.
Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka Lebar untuk Lulusan SMA, Benarkah Gaji Bisa Sampai Rp10 Juta? Begini Penjelasannya
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Bekasi, H. Ade Ardiansyah menyambut baik program pendanaan yang diberikan BTN Syariah kepada Koperasi.
Program BTN Syariah sangat relevan dengan kebutuhan koperasi saat ini, terutama dalam memperkuat arus kas, meningkatkan kapasitas usaha, hingga memfasilitasi pembiayaan mikro dan menengah.
“Kami sangat mengapresiasi program pendanaan dari BTN Syariah. Skema pembiayaan yang ditawarkan tidak hanya membantu koperasi dalam hal permodalan, tetapi juga memberikan kepastian dan keamanan karena berbasis prinsip syariah,” ujarnya.
Ia juga berharap kerjasama antara koperasi dan BTN Syariah dapat terus diperluas, termasuk melalui sosialisasi rutin, pendampingan, dan pengembangan produk pembiayaan yang lebih variatif.
"Semoga kerjasama ini menjadi harapan baik terhadap kemajuan Koperasi di Kota Bekasi kedepannya," tutup H. Ade.***




