POJOKSATU.id, PADANG - Wali Kota Padang, Hendri Septa meminta warga khusunya anak bayi untuk segera mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyediakan perahu karet untuk proses evakuasi korban banjir, khusunya masyarakat yang rentan.
“Jika bapak dan ibu hendak mengungsi, kami memiliki perahu karet untuk mengantar evakuasi. Apalagi untuk warga kita yang memiliki anak bayi, gunakanlah,” ucap Hendri Septa, saat menyusuri lokasi banjir di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (15/7/2023).
Wali Kota juga menegaskan, perahu karet yang disediakan oleh BPBD Kota Padang, dalam menangani banjir memang diperuntukan untuk warganya.
“Bukan untuk saya, melainkan untuk warga kita yang mengalami musibah,” tambahnya.
Di lain sisi, Camat Koto Tangah, Darmalis menyebut, dalam menanggulangi beban bencana, pihaknya sudah menyediakan sebanyak tujuh dapur umum dengan penambahan satu dapur umum dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Baca Juga: Pepes Jambal Haji Dirja, Kuliner Legendaris Karawang yang Wajib Dicoba
“Dapur umum tersebut di antaranya, dua di RW 14 Dadok Tunggul Hitam, salah satunya dari Brimob Padang Sarai.
Kemudian dua di Jalan Anyelir atau DPR, satu di RW 6 Dadok Tunggul Hitam, RW 8 Dadok Tunggul Hitam, dua di Kantor Camat yang berasal dari ASN Koto Tangah dan Dinsos Sumbar,” jelas Darmalis.
Adapun distribusinya nanti, untuk posko dapur umum Dadok Tunggul Hitam, diperuntukan untuk masyarakat yang terdampak banjir, di Dadok Tunggul Hitam.
“Sementara dua posko yang terdapat di Kantor Camat Koto Tangah kita fungsikan untuk bantuan terhadap korban bencana banjir di Kelurahan Lubuk Buaya,” tuturnya. ***




