POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Warga Purwakarta yang diamankan oleh reserse Narkoba Polda Jabar berjumlah 3 orang, salah satunya merupakan kepala desa di wilayah Kecamatan Bungursari.

Dari penelusuran pojoksatu.id, beberapa waktu lalu diketahui, kepala desa yang diamankan merupakan kepala desa Karang Mukti berinisial En.

Dalam berita sebelumnya Kabid Humas Polda Jabar, Kombe.Pol. Hendra Rochmawan membenarkan bahwa yang diamankan pihak Polda berkaitan dengan Narkoba.

Baca Juga: ASN Bakal Digembleng Dua Bulan, Disiapkan Perkuat Pertahanan Negara

“Jumlah semuanya ada tiga orang,” kata Kombes Hendra beberapa waktu lalu.

Selain kasus masalah Narkoba yang menjerat Kades Karang Mukti, kabarnya kasus lainnya juga tengah membayangi kepala desa tersebut.

Bila diibaratkan dengan pribahasa, keluar dari mulut buaya mulut harimau tengah menanti.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! PIP TK 2026 Cair Mei, Begini Cara Mengajukan

Kasus kepala desa yang tersangkut masalah Narkoba ini, harus menjadi catatan serius pemerintahan daerah setempat.

Karena jauh-jauh hari para calon kepala desa ( sebelum menang dan jadi kepala desa ), mereka pada umumnya membuat fakta integritas.

Umumnya fakta integritas yang ditandatangani oleh para calon kepala desa tersebut, berkaitan dengan masalah korupsi, Narkoba dan lain sebagainya.

Baca Juga: Viral Patung Pesut Rp350 Ribu di Muara Muntai Ulu, Ternyata Bahannya Gratis Netizen Sebut Minimal Jutaan Lah!

Masalah Narkoba merupakan salah satu poin penting, karena bila terbukti penyalahgunaan Narkoba ataupun korupsi maka sudah sepatutnya dan selayaknya mereka di pecat dari jabatannya.

Bola panas kini berada di tangan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, akankah bupati berani bettindak tegas memecat jabatan En sebagai Kepala desa atau sebaliknya.

Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa ( GMPB ), Asep Saepudin meminta kepada bupati untuk mengevaluasi kinerja kepala desa yang bermasalah.

Baca Juga: J Trust Bank Gelar Gourmet Choice 2026 ke-3, Apresiasi bagi Pelaku Usaha dan Praktisi Industri Kuliner di Indonesia

“Ini titik balik awal, peran bupati harus tegas. Minimalnya bupati harus berani, semua kepala desa di Purwakarta di tes Urine,” jelas Asep, kepada pojoksatu.id, Rabu (11/02).

Untuk masalah Kades yang beberapa waktu diamankan oleh Polda Jabar, karena diduga penyalahan Narkoba sebaiknya di non aktifkan.

“Kalau bupatinya punya keberanian, sebaiknya pecat saja. Karena dia ( Kades ) sebagai pemimpin yang memimpin ribuan jiwa warga desanya sudah memberikan contoh yang huruk dan tidak baik,” tambah Asep, mengakhiri pembicaraan.***