POJOKSATU.id - Wali Kota Medan, Bobby Nasution berpesan kepada seluruh ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menjadi kreatif dan inovatif.
Menurutnya, Pemko Medan memiliki SDM yang mumpuni untuk bisa mewujudkan harapan dan visi misi Kota Medan. Hal ini disampaikan Bobby Nasution dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Asisten Umum Ferri Ichsan ketika membuka Pelatihan Manajemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah berbasis sektor Unggulan yang digelar BKPSDM kota Medan di Fave Hotel, jalan S. Parman, Kamis (13/7/2023).
Asisten Umum, mengatakan bahwa inovasi daerah merupakan semua bentuk pembaharuan dalam suatu sistem penyelenggaraan pemerintah daerah. Yang artinya inovasi daerah ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kita sebagai penanggung jawab di daerah kita dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.
Baca Juga: Gebyar Paten di Tirtamulya Karawang: Pelayanan Terpadu dan Dorongan Pembangunan Infrastruktur
"Selain kreatif dan inovatif kita juga dituntut agar lebih kompetitif dalam memperbaharui dan memperbaiki kinerja kita di setiap aspek kehidupan Pemko Medan mulai dari aspek peningkatan layanan publik, pemberdayaan dan peran masyarakat serta peningkatan daya saing," Jelas Ferri Ichsan.
Menurut Ferri Ichsan, pelatihan manajemen strategi inovasi daerah berbasis sektor unggulan diharapkan memberikan penyegaran bagi ASN untuk memanfaatkan dan menggali lebih dalam lagi potensi yang dimiliki kota Medan.
"Melalui pertemuan ini diminta keseriusan dan kesungguhan kepada seluruh peserta selama mengikuti pelatihan ini agar kita dapat memajukan kota medan yang mandiri, sejahtera dan inovatif," Ujar Ferri.
Baca Juga: Pelaku Asusila Anak Dibawah Umur di Cirebon Di Grebek Saat Melancarkan Aksinya
Dijelaskan Ferri sebagai upaya peningkatan pelayanan publik, pembaharuan yang saat ini kita lakukan dengan menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi. Seperti aplikasi Medan Smart City yang menjadi pusat informasi dan media untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan Layanan Sibisa yang mempermudah masyarakat mengurus administrasi kependudukan dan catatan sipil.
"Pemko Medan juga berinovasi dengan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM mulai dari tahap modal awal hingga tahap pemasaran. Inovasi yang dilakukan yakni dengan membentuk e-katalog yang memudahkan dan memfasilitasi mereka untuk memasarkan produknya," Ungkap Ferri.
Asmum menambahkan pemberdayaan masyarakat melalui UMKM terus digalakkan sebab UMKM menjadi salah satu penopang perekonomian untuk pemulihan ekonomi pasca Pandemi. Harapannya pertumbuhan ekonomi kota Medan sebesar 4,71 persen pada tahun 2022 semakin kita tingkatkan lagi di tahun ini. Oleh sebab itu adanya pelatihan ini menjadi terbesar kita untuk mendukung pertumbuhan perekonomian kota Medan.
Baca Juga: Honorer Bisa jadi PPPK Paruh Waktu dan Dapat Pensiun seperti PNS, Cek Apakah Anda Termasuk
Sebelumnya Kepala BKPSDM Sutan Tolang Lubis, dalam laporannya menjelaskan tujuan digelarnya pelatihan ini untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya inovasi dalam peningkatan kinerja pelayanan publik maupun kinerja organisasinya serta memberikan motivasi untuk melakukan inovasi di tempat kerjanya.
"Tujuan pelatihan ini membangun persepsi yang sama tentang pentingnya inovasi daerah dalam peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pelayanan publik, menumbuhkan motivasi untuk berinovasi bagi ASN. Artinya ASN yang mengikuti pelatihan ini nantinya memiliki kemampuan terkait pentingnya inovasi daerah dan dapat mengidentifikasi permasalahan pelayanan publik maupun kebutuhan inovasinya," Jelas Sutan Tolang Lubis.
Sutan menambahkan pelatihan yang digelar selama dua hari ini, peserta akan diberikan sejumlah materi, diantaranya overview, potret kinerja pelayanan publik dan inovasi yang dibutuhkan, pengenalan inovasi daerah, identifikasi permasalahan dan kebutuhan pelayanan publik serta pendampingan identifikasi masalah dan kebutuhan inovasi. ***
Baca Juga: Uang Hadiah Indonesia Open 2023 Belum Cair, Broto Happy: Bukan Salah PBSI




