POJOKSATU.ID — Dengan maraknya kabar bantuan sosial, tak sedikit masyarakat yang bingung membedakan BLT BBM dan BLT Kesra.

Padahal, kedua skema bantuan ini punya basis penerima yang berbeda.

Memahami siapa saudara yang benar-benar prioritas dalam BLT Kesra 2025 penting agar tidak salah paham dan agar bantuan tepat sasaran.

Sebelum masuk ke sasaran BLT Kesra, mari kita jelaskan perbedaan mendasar antara BLT Kesra dan BLT BBM.

Baca Juga: Buruan Daftar! DKUM Depok Masih Punya 450 Jatah Sertifikasi Halal Gratis dari APBD

BLT BBM adalah bantuan terkait subsidi bahan bakar minyak.

Skema ini umumnya ditujukan kepada masyarakat dengan penghasilan rendah yang terdampak kenaikan harga BBM. 

BLT Kesra (Kesejahteraan Rakyat) adalah program tunai tambahan yang diluncurkan pemerintah pada Oktober 2025 untuk mendukung daya beli masyarakat.

Total bantuannya adalah Rp 900.000 per keluarga untuk tiga bulan (Oktober–Desember 2025), yakni Rp 300.000 per bulan. 

Baca Juga: Benarkah Paket Beras dan Minyak pada Bansos Diganti E-Voucher di 2026? Hoaks Atau Fakta?

Skema penyaluran BLT Kesra dilakukan melalui bank Himbara (seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, BSI) dan PT Pos Indonesia.

Saat meluncurkan BLT Kesra, pemerintah secara eksplisit menyasar rumah tangga rentan dan miskin. Berikut basis sasaran utamanya:

1. Desil 1–4 berdasarkan DTSEN / DSEN

Penerima BLT Kesra ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Desil adalah cara mengelompokkan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraan:

Desil 1 = sangat miskin / ekonomi paling rendah. 

Desil 2 = miskin.

Desil 3 = hampir miskin.

Desil 4 = rentan miskin / pas-pasan. 

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp25 Triliun untuk Program SMK Go Global, Mulai Berjalan Desember 2025

Pemerintah menargetkan sekitar 35 juta keluarga (KPM) dari desil 1–4 untuk menerima BLT Kesra. 

2. Validasi Data Lintas Kementerian

Penentuan penerima BLT Kesra tidak sembarangan.

Data desil diperoleh melalui pemadanan lintas instansi seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Sosial, BPS, dan Kementerian Keuangan. 

3. Penerima Baru

Program ini menambah keluarga penerima baru di desil 1–4 yang mungkin belum mendapatkan bantuan sosial reguler lainnya. 

4. KPM Tanpa Bantuan Reguler

BLT Kesra adalah program tambahan di luar bantuan sosial rutin seperti PKH (Program Keluarga Harapan).

Baca Juga: Festival Eksplorasi Pariwisata Sukabumi 2025 Dorong Kreativitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Artinya, tak semua penerima PKH atau BPNT otomatis mendapat BLT Kesra, tetapi banyak KPM yang sebelumnya belum terjangkau oleh program bantuan lain bisa masuk skema ini.

Fokus pada desil 1–4 berarti bantuan benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan.

Dari yang sangat miskin hingga yang berada dalam kondisi ekonomi pas-pasan tapi tetap rentan terhadap guncangan sosial dan ekonomi.

Dengan pendekatan ini, BLT Kesra menjadi instrumen penopang daya beli di tengah inflasi, kenaikan harga bahan pokok, dan tekanan ekonomi. 

Baca Juga: Lanjutan Sidang Dakwaan Topan Ginting, Jaksa akan Hadirkan 50 Saksi, Tak Ada Nama Bobby Nasution

Penyaluran melalui bank dan pos juga menunjukkan fleksibilitas agar KPM dari berbagai latar belakang (yang punya rekening bank maupun yang belum) bisa menjangkau bantuan.

Karena nama BLT, beberapa orang menganggap BLT Kesra mirip dengan BLT BBM atau bantuan lain. Salah kaprah yang muncul misalnya:

Mengira BLT Kesra diberikan ke semua warga berpenghasilan rendah, padahal hanya desil 1–4 DTSEN yang jadi prioritas.

Menyamaratakan BLT Kesra dengan subsidi BBM, padahal skema, sumber anggaran, dan target penerima berbeda.

Baca Juga: Lengkap! Ringkasan Materi Ilmu Pengetahuan Alam Materi Suhu, Kalor, dan Pemuaian Bab 3 Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka

Berharap bahwa BLT Kesra bisa menjadi bantuan rutin jangka panjang, padahal saat ini diumumkan sebagai bantuan tiga bulan (Okt–Des 2025). 

1. Cek Data Anda

Jika Anda merasa termasuk rumah tangga rentan (desil 1–4), cek status Anda di platform resmi Kemensos seperti Aplikasi Cek Bansos atau situs cekbansos.kemensos.go.id. 

2. Pahami Sumber Bansos

Ketahui bahwa BLT Kesra adalah program tambahan, berbeda dari BLT BBM atau bantuan lainnya.

Pastikan tidak tertipu oleh informasi keliru atau hoaks terkait bantuan BBM jika maksudnya adalah BLT Kesra.

Baca Juga: Apa Artinya bagi Warga, Dapat BLT Listrik atau Subsidi Listrik? Mana yang Lebih Untung?

3. Gunakan Bantuan Secara Bijak

Karena dana BLT Kesra untuk periode tiga bulan, penting untuk merencanakan penggunaannya agar bisa membantu kebutuhan rumah tangga secara maksimal.

Bukan hanya kebutuhan harian, tetapi bisa untuk menyiapkan tabungan terlalu amat darurat.

4. Advokasi Transparansi

Pastikan data desil Anda ter-update.

Jika merasa layak tapi tak masuk daftar, Anda bisa mengecek dan memperbarui data sosial melalui layanan kelurahan atau dinas sosial setempat.***