POJOKSATU.id, Kabupaten Sumedang - Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran.

Mahkota Binokasih diarak menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun, Sumedang.

Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026) lalu.

Penyerahan disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman, serta jajaran pejabat terkait.

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, tahun ini Mahkota Binokasih diarak dengan prosesi kebudayaan, bukan lagi menggunakan mobil Jeep.

Mahkota akan dibawa keliling Jawa Barat, singgah di delapan titik, hingga puncaknya di Gedung Sate, Bandung.

Ia juga menegaskan bahwa Milangkala Tatar Sunda akan menjadi agenda rutin tahunan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut baik perhelatan ini.

Menurutnya, acara ini syarat akan makna sejarah sebagai cerminan dan kompas bagi masa depan Jawa Barat dan Sumedang.

Rangkaian Napak Tilas Padjadjaran dijadwalkan bergerak dari Sumedang menuju Kawali (Ciamis), Kampung Naga (Tasikmalaya), Cianjur, Bogor, Karawang, Depok, dan Kabupaten Cirebon.

Puncak kirab budaya akan dilaksanakan di Kota Bandung pada 16 Mei 2026, ditutup dengan pertunjukan kolosal pada 17 Mei 2026 di Gedung Sate.