POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sungguh miris, ada Kepala Sekolah ( KS ) tidak mengerti dan tidak mengetahui sumber anggaran pembangunan sekolahnya dari Dana Alokasi Khusus ( DAK).

Tentu saja para pejabat setingkat KS tersebut harus di evaluasi ulang oleh Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kabupaten Purwakarta, hal itu menjadi PR berat bagi pucuk pimpimnan Disdik.

Entah memang pura-pura tidak tau atau memang tidak tau, bahwa kegiatan pembangunan di sekolahnya itu secara nyata sebenarnya bersumber dari DAK.

Baca Juga: Panduan Lengkap SKD PKN STAN 2025, Jadwal, Tata Tertib, Nilai Ambang, dan DOWNLOAD Contoh Soal Gratis

Saat konfirmasi awal, pojoksatu.id mengirimkan konfirmasi kepada kepala sekolah yang bersangkutan menanyakan anggaran pembangunan di sekolahnya.

Pertanyaan sederhana, sekolahan tersebut benar atau tidak mendapatkan anggaran pembangunan bersumber dari DAKTahun 2025.

Jawabannya sungguh mencengangkan dengan santainya, kepala sekolah mengatakan bahwa anggarannya bukan DAK.

Baca Juga: XLSMART dan ASTRAtech Luncurkan Drone Otonom 5G, Dorong Efisiensi Logistik Manufaktur Nasional

“Bukan DAK pa,” jawab kepala sekolah kepada pojoksatu.id, via seluller Jum’at (22/08).

Masih menurut KS anggaran yang digelontorkan pemerintah itu bukan dari DAK, sambil menjelaskan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Sekolah saya dapat Revitalisasi bapa ( bukan DAK ),” tambahnya.

Baca Juga: Danantara Indonesia dan IFG Perkuat Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunikasi Strategis

Selain itu KS juga menjelaskan bahwa anggaran untuk kegiatan Revatilasi tersebut nilainya cukup besar.

“Satu milyar lebih,” tutupnya.

Dari dokumen yang diterima pojoksatu.id, jelas-jelas salah satu judul yang dicantumkan dalam kegiatan revatilasi tersebut dari DAK.

‘Sumber Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Tahun Anggaran 2025’ demikian judul dalam dokumen yang diterima pojoksatu.id.***