POJOKSATU.ID - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian warga binaan.
Kali ini, melalui kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Rutan menyelenggarakan pelatihan keterampilan di bidang pastry dan barber bagi 40 warga binaan terpilih.
Acara pembukaan pelatihan yang digelar pada Selasa (6/5) di Aula Rutan turut dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Barat, Kusnali.
Keduanya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang mendukung proses rehabilitasi sosial para warga binaan.
Baca Juga: Usulan Pembubaran DKPP Ditolak Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja Beberkan Alasannya
“Pelatihan ini adalah bukti bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, melainkan proses pembinaan yang memberi kesempatan kedua. Warga binaan juga punya hak untuk bangkit dan berdaya,” ujar Wali Kota Farhan.
Senada, Kusnali menyebutkan bahwa pemasyarakatan modern harus humanis dan produktif. “Program ini jadi bukti nyata pendekatan yang berorientasi pada pemulihan sosial.”
Kepala Rutan Kelas I Bandung, Pance Daniel, menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung selama satu bulan dengan kurikulum aplikatif dan didampingi instruktur profesional.
Setiap peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat resmi, sebagai bekal untuk membangun masa depan setelah bebas.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Kelas I Bandung dalam mewujudkan pembinaan yang bermartabat dan bermanfaat, guna menciptakan mantan narapidana yang siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu mandiri dan produktif.***




