POJOKSATU.ID -  Rekaman suara diduga oknum Ketua Parpol berinisial 'S' yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada tanggal 16 November 2024 atas kasus pelecehan seksual, ramai beredar di media sosial. 

Dalam rekaman berdurasi 4 menit 26 detik itu 'S' terdengar tengah melakukan negosiasi kepada korban usai perbuatan senonohnya di salah satu Hotel bintang 4, kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

ia juga mengakui perbuatannya tersebut kepada korban karena dasar nafsu. 

"Kita kan sudah berteman, ya kan, sudah berteman, pastinya ada solusi, seperti yang tadi saya katakan pertama, yaudah saya minta maaf lah," ucap 'S' dalam durasi awal dalam rekaman tersebut.

Selain itu 'S' dengan senonohnya menyebut perbuatannya itu dilakukan atas dasar nafsu kepada korban saat itu.

Baca Juga: Viral, Adu Banteng 2 Mobil Polisi hingga Ringsek, Ternyata Gara-Gara ODGJ yang Mengamuk

"Saya engga sebut saling mau, tapi sering mau, namanya juga setan," ujarnya dengan nada tertawa.

Pada durasi terakhir, 'S' menawarkan korban untuk melakukan pernikahan siri. Namun hal tersbeut ditolak oleh korban karena merasa kecewa atas perbuatan yang tidak senonoh kepada dirinya.

"Anggapan saya, kalau saya normal kan begitu. Engga begini aja, maunya apa? Solusinya apa? Kalau ibu tidak percaya saya, berarti kan ibu melupakan saya, kan gitu. Saya nikahin siri mau? Ayo kita nikah yuk ayo," ungkap 'S'.

Baca Juga: Taman Pemakaman Khusus Muslim Terbaik di Karawang

Dalam percakapan tersebut, korban enggan dinikahkan siri oleh 'S'. Bahkan ia tidak menyangka jawaban oknum Ketua Parpol yang saat ini sedang mengikuti bursa Pilwalkot Bekasi itu seolah mengentengkan perbuatannya.

"Saya tidak mau. Jangan seperti itu, kalau seperti itu seolah Gus tuh sering seperti itu. Jadi jangan menduga orang lain seperti itu," ucapnya.