POJOKSATU.id, PRABUMULIH- Wali Kota Prabumulih H. Arlan membantah informasi yang menyebut dirinya mencopot Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah gara-gara menegur anaknya.
Arlan juga meluruskan informasi yang menyebut anaknya membawa mobil ke sekolah. Ia menegaskan anaknya selalu diantar ke sekolah, bukan membawa mobil sendiri.
Penegasan itu disampaikan Arlan menyusul hebohnya kabar pencopotan Roni Ardiansyah, yang disebut-sebut terkait tegurannya kepada siswa yang membawa mobil ke sekolah. Arlan mengambil sikap bijak dan memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi itu.
"Roni Ardiansyah masih menjabat. Tidak Ada Pencopotan," tegas Arlan.
Baca Juga: Viral Istri Wapres Punya Koleksi Jam Tangan Mewah Rolex, Ada yang Harganya Rp 630 Juta
Dalam pernyataannya, Arlan menegaskan bahwa Roni Ardiansyah masih menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih. Ia membantah keras kabar pencopotan Roni gara-gara teguran kepada anak pejabat yang membawa mobil ke sekolah.
“Isu yang beredar itu tidak benar. Yang terjadi sebenarnya adalah teguran kepada oknum guru yang diduga mengirimkan pesan kurang pantas kepada siswa. Tidak ada pencopotan kepala sekolah," tambahnya.
Langkah cepat ini mendapat respon positif dari masyarakat, yang menilai Wali Kota Prabumulih tidak hanya tanggap terhadap isu, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap keadilan, transparansi, dan ketenangan publik.
Baca Juga: Kasus Penggelapan Pajak di Bapenda Kota Bandung Terbongkar, Wajib Pajak Diimbau Jangan Titip Bayar
Masyarakat Apresiasi Klarifikasi Wali Kota
Banyak warga Prabumulih yang menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat Walikota dalam menyikapi isu tersebut.
Walikota Prabumulih dinilai cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah, tanpa menimbulkan kegaduhan lebih besar.
Baca Juga: Harta Wahyudin Moridu Minus Saat Dilapor KPK, Status Anak Mantan Bupati dan 2 Periode Anggota Dewan
Langkah ini dianggap sebagai bagian dari implementasi nyata kepemimpinan transparan dan adil, sekaligus menjadi contoh pemerintahan yang tak anti-kritik dan selalu mengedepankan etika komunikasi publik.
Komitmen pada Keadilan dan Informasi yang Berimbang
H. Arlan juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar tanpa klarifikasi resmi. Ia mengajak semua pihak untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital saat ini.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh narasi yang belum tentu kebenarannya. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dan ketenangan di tengah masyarakat," ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih tetap berkomitmen penuh terhadap dunia pendidikan. Selain isu kepemimpinan di sekolah, perhatian juga difokuskan pada peningkatan fasilitas dan perlengkapan sekolah, agar siswa dan guru dapat belajar dengan nyaman dan maksimal.
“Fokus kami tetap pada peningkatan mutu pendidikan, bukan hanya dari sisi SDM tapi juga dari segi fasilitas. Semua sekolah di Prabumulih akan terus kami benahi," tambahnya.
Langkah Wali Kota Prabumulih kali ini menjadi bukti bahwa pemerintahan yang responsif dan terbuka dapat menyelesaikan polemik dengan tenang dan tegas. Masyarakat berharap hal ini menjadi pelajaran agar tidak mudah termakan isu liar, dan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan bersama. ***



