POJOKSATU.ID – Kereta api semakin diminati wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Jawa. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan kereta api di wilayah kerja KAI Daop 3 Cirebon.

Sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 36.255 pelanggan WNA menggunakan jasa kereta api. Angka tersebut meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 32.986 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa kereta api semakin dipercaya wisatawan internasional sebagai moda transportasi untuk mengunjungi berbagai destinasi di Pulau Jawa.

“Peningkatan jumlah pelanggan mancanegara ini menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap layanan KAI. Kereta api menawarkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus memberikan akses langsung menuju berbagai destinasi unggulan di Pulau Jawa,” kata Muhibbuddin, Senin (5/10/2026).

Menurut dia, wisatawan asing yang menggunakan kereta api dari wilayah Daop 3 Cirebon tidak hanya menuju satu daerah. Sejumlah tujuan yang banyak dipilih antara lain Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Jakarta hingga Banyuwangi.

Baca Juga: Mediasi Berbuah Islah, Siswa SMAN 1 Karawang Kembali Ikuti Pembinaan Basket

Tiga layanan kereta api yang paling banyak diminati wisatawan mancanegara yakni KA Ranggajati relasi Cirebon–Surabaya Gubeng–Jember, KA Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto, serta KA Gunungjati relasi Gambir–Cirebon–Semarang Tawang.

Dari sisi stasiun, Stasiun Cirebon menjadi titik favorit wisatawan asing. Selama Januari-September 2026, stasiun tersebut mencatat 20.579 pelanggan WNA.

Disusul Stasiun Jatibarang sebanyak 5.362 pelanggan, Stasiun Cirebon Prujakan 2.738 pelanggan, Stasiun Haurgeulis 2.506 pelanggan, dan Stasiun Brebes sebanyak 2.018 pelanggan.

Sejumlah stasiun lainnya seperti Pegadenbaru, Ketanggungan, Babakan, Ciledug, Arjawinangun, Tanjung, Terisi dan Losari juga mulai mencatat peningkatan penggunaan layanan kereta oleh wisatawan mancanegara.

Muhibbuddin menilai, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari berkembangnya destinasi wisata berbasis sejarah, budaya dan kawasan menarik yang semakin mudah dijangkau menggunakan kereta api.

Baca Juga: Sewa Kios Pasar Ciroyom Dipatok Minimal Rp12 Juta, 200 Lebih Kios Disegel

Selain faktor kenyamanan dan ketepatan waktu, kemudahan pembelian tiket juga menjadi salah satu alasan wisatawan asing memilih kereta api. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI yang telah menyediakan dukungan layanan berbahasa Inggris.

“KAI terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara. Tren positif ini merupakan hasil dari peningkatan fasilitas, digitalisasi layanan, serta promosi yang dilakukan secara berkelanjutan, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Menurut Muhibbuddin, meningkatnya konektivitas transportasi dan integrasi antarmoda juga ikut mendorong pertumbuhan wisatawan asing pengguna kereta api.

Bagi wisatawan internasional, kemudahan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain menjadi pertimbangan penting. Kereta api dinilai mampu menawarkan efisiensi waktu sekaligus akses menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Kehadiran wisatawan mancanegara juga memberikan efek ekonomi bagi daerah yang menjadi tujuan perjalanan. Perputaran uang turut dirasakan sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, UMKM hingga pelaku ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan destinasi wisata.

“Selain ramah lingkungan, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan. Mereka dapat menikmati pemandangan sepanjang perjalanan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat lokal di stasiun maupun di dalam kereta,” kata Muhibbuddin.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut menjadi nilai tambah tersendiri karena perjalanan menggunakan kereta api tidak sekadar menjadi aktivitas berpindah tempat, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata di Indonesia.***