POJOKSATU.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon (Daop 3 Cirebon) mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang selama Semester I Tahun 2026.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, volume angkutan barang mencapai 101.918 ton, menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kereta api semakin menjadi pilihan sebagai moda transportasi logistik karena mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara aman, tepat waktu, efisien, sekaligus ramah lingkungan.
"Kereta api menjadi solusi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara aman, tepat waktu, dan lebih efisien. Selain meningkatkan daya saing logistik nasional, angkutan barang berbasis rel juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengurangan emisi karbon dan peralihan distribusi barang dari jalan raya ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Status Pasar Saham Indonesia Terancam, S&P Buka Peluang Turun ke Frontier Market pada 2027
Berdasarkan data KAI Daop 3 Cirebon, komoditas semen masih menjadi penyumbang terbesar dengan volume mencapai 93.840 ton. Sementara itu, angkutan lainnya meliputi parcel sebanyak 1.928,5 ton, Barang Hantaran Potongan (BHP) 471,5 ton, serta angkutan barang pendukung prasarana perkeretaapian (KLB) sebanyak 5.678 ton.
Menurut Muhibbuddin, tingginya volume angkutan semen menunjukkan meningkatnya kebutuhan distribusi logistik melalui moda kereta api. Untuk menjaga keandalan layanan, KAI juga memastikan ketersediaan sarana angkutan agar distribusi barang tetap berlangsung aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.
"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa layanan angkutan barang KAI semakin dipercaya oleh pelanggan. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas logistik, serta menghadirkan layanan yang semakin andal dan kompetitif guna memenuhi kebutuhan distribusi barang di berbagai sektor," katanya.
KAI Daop 3 Cirebon juga terus mendorong pemanfaatan angkutan barang berbasis rel sebagai bagian dari upaya mendukung sistem logistik nasional yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan efisiensi distribusi, penggunaan kereta api dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap angkutan jalan raya, menekan potensi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), mengurangi kemacetan, serta menurunkan emisi gas rumah kaca.
Baca Juga: Garut Borong Penghargaan Jawa Barat, Dekranasda dan Damkar Sama-sama Torehkan Prestasi
Bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggunakan layanan angkutan barang, KAI Daop 3 Cirebon membuka layanan di Kantor Angkutan Barang Daop 3 Cirebon, Jalan Kartini Nomor 22, Kejaksan, Kota Cirebon.
"KAI Daop 3 Cirebon juga masih membuka peluang kerja sama dengan berbagai pelaku usaha, industri, maupun penyedia jasa logistik yang membutuhkan layanan angkutan barang berbasis kereta api. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi barang dengan layanan yang aman, efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan," tutup Muhibbuddin.***




