POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Diduga seorang anak usia sekitar 9 tahun meninggal karena tenggelam di kolam renang, anak yang tewas tenggelam tersebut berinisial LP.

Dari informasi yang berhasil dihimpun pojoksatu.id, LP meninggal diduga akibat tenggelam di kolam renang pondok evita.

Adapun lokasi pondok evita yang ada kolam renangnya tersebut, berada di Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Atensi Setiap Masukan Warga Melalui Medsos

Kejadian tenggelamnya anak asal luar Kabupaten Purwakarta tersebut, terjadi pada hari Sabtu 22 Februari beberapa hari lalu.

Dari hasil penelusuran pojoksatu.id, meninggalnya anak berinisial LP tersebut diketahui adanya pasien yang masuk ke Puskesmas Kiarapedes.

“Iya, ada korban anak tenggelam yang datang ke puskesmas. Sayangnya, anak tersebut sudah tidak tertolong nyawanya, karena saat datang sudah tidak bernafas,” kata Kepala Puskesmas Kiarapedes, Ujang Sutrisna kepada pojoksatu.id Selasa (25/02).

Baca Juga: Masa Depan KPPLI dalam Manajemen Bisnis

Anak berinisial LP yang diduga tenggelam di kolam renang pondok evita tersebut, sampai di Puskesmas sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kondisinya sudah pada biru, diduga akibat kekurangan oksigen,” tambah Ujang.

Setelah mengetahui anak berinisial LP tersebut sudah tidak dapat ditolong lagi, pihak keluarga akhirnya membawa pulang korban.

Baca Juga: Makanan yang Dianggap Bergizi Ternyata Bisa Merusak Mata, Ini Dia Jenisnya

“Alamat yang tertera hanya ada Sukatani, Cikarang Kabupaten Bekasi,” jelas Ujang.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan pihak pengelola pondok evita belum memberikan keterangan secara resmi, atas kejadian tenggelamnya seorang anak asal luar kabupaten purwakarta tersebut.

Bahkan pihak desa serempatpun, baru mengetahui ada kejadian tersebut setelah dihubungi pojoksatu.id untuk di konfirmasi.

Baca Juga: Minta Maaf dan Bantah Lakukan Pemerasan, Codeblu : Saya Hanya Memberikan Edukasi ke Pengusaha dan Masyarakat

“Saya hanya dengar selentingan saja pada hari minggu sore, karena tidak ada laporan dari pengelola. Dan mengetahui secara pasti, saat om menelpon saya,” kata Kades Ciracas, L Eman kepada pojoksatu.id, Senin (24/02).***