POJOKSATU.id - Sekelompok anak punk mengamuk di depan kantor keamanan Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau.
Kemarahan mereka tersebut dipicu karena sering dipalak oleh dua orang preman yang kerap meminta uang dengan mengancam menggunakan senjata tajam.
Anak punk yang terima terus-menerus diperas gerombolan anak punk itu mengejar kedua preman dengan membawa balok kayu dan senjata tajam.
Perlawan tersebut membuat kedua preman yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri ke pos keamanan taman.
Melihat situasi yang semakin memanas,
petugas keamanan segera melaporkan kejadian tersebut kepada satuan polisi Pamong Praja atau Satpol PP.
Salah satu anak punk yang terlibat dalam kejadian ini mengungkapkan bahwa kedua preman tersebut sering memeras mereka dan bahkan merampas uang hasil mengamen.
Menurut Andika, salah satu anak punk saat itu ia dan rekan-rekannya sedang mengamen dan ada yang sedang makan tiba-tiba didatangi kedua preman yang memalak mereka.
Saat terjadi keributan, anak punk alinnya datang membantu dengan membawa senjata.
"Datanglah kami ramai-ramai ada yang bawa kayu, sama batu nah di situlah abang tu lari ke pos," katanya.***
Satpol PP akhir mengamankan sebanyak 18 anak punk terdiri dari laki-laki dan perempuan serta dua preman.
Senjata tajam yang digunakan dalam insiden tersebut juga turut disita.
Kedua preman beserta barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian Kota Dumai untuk diproses lebih lanjut.***



