POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Hujan deras yang tiada henti menyisakan duka bagi salah satyu warga di desa Cibodas, Kecamatan Sukatani Purwakarta, karena rumahnya ambruk.

Curah hujan yang cukup tinggi, mengakibatkan salah satu tumah milik warga roboh, kuat dugaan kayu-kayu atap rumahnya sudah lapuk termakan usia.

Mengetahui hal itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein ( Om Zein ) langsung respin cepat akan memverikan bantuan kepada warga tersebut.

Baca Juga: ADV 160 Jelajah Misteri: Petualangan Seru Bikers Honda Menyusuri Alam Cisarua

“Kejadian dimana itu Om ( kepada pojoksatu.id ), kirim foto copy ktp nya ya. Langsung kita bantu,” kata Om Zein melalui sambungan seluller, Minggu (07/12).

Kemungkinan, rumah yang ambruk tersebut akan dibangunkan kembali oleh Bupati Purwakarta Om Zein melalui program rutilahu.

Beberapa saat kemudian pojoksatu.id, berkoordinasi dengan Plt Camat kecamatan Sukatani, Bayu Permadi, S,Sos,Kp,M.Si meminta data korban rumah ambruk tersebut.

“Iya, saya juga baru dapat kabar ada rumah warga roboh akibat hujan deras,” kata Bayu, via seluller.

Baca Juga: Ada Apa Dengan Jadwal Pencairan TPG? Tidak Pernah Sama Tiap Daerah? Cek Penjelasannya

Camat akhirnya mendapatkan data warga yang rumahnya ambruk akibat hujan ekstrim tersebut dan mengirimkan staf untuk langsung mendata.

“Rumahnya pa Mansur / Ibu Eros Alamat Kp cibodas RT 004/RW002 desa cibodas Kecamatan Sukatani,” tambah Bayu kepada pojoksatu.id.

Sementara itu, awalnya pojoksatu.id, berkali-kali menelphon kepala Desa Cibodas Kecamatan Sukkatani.

Baca Juga: Kenapa Pencairan TPG Begitu Rumit Padahal Hak Guru Jelas! Ini Penjelasan Lengkapnya

Untuk memastikan adanya kejadian rumah roboh tersebut, sayangnya Kepala Desa Cibodas tidak respon sehingga pojoksatu.id menghubungi secara langsung Bupati Purwakarta.

Karena, korban yang rumahnya roboh tersebut pastinya sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah secepatnya.

Beruntung Om Zein langsung sigap, sehingga korban rumah roboh akibat hujan deras tersebut akan dibantu secara langsung oleh pemerintah.***