POJOKSATU.ID- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia akan digelar di Istana Negara, di Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, hari ini.
Selama pelaksanaan upacara tersebut, lalu lintas di sekitar kawasan Istana akan ditutup dan diberlakukan rekayasa di sejumlah jalan protokol.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengatakan, rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Merdeka dan Istana Negara untuk pengamanan upacara peringatan HUT ke-78 RI.
"Pengalihan arus seputaran Istana Negara dalam rangka upacara Hari Kemerdekaan RI ke-78," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, dalam keterangannya, Kamis (17/8/2023).
Latif menjelaskan, sterilisasi jalur dilakukan telah dilakukan sejak Rabu malam mulai pukul 21.00 WIB hingga berakhirnya Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada Kamis sore.
Latif memperkirakan imbas penutupan jalan di sekitar Istana tidak akan menimbulkan kemacetan karena 17 Agustus adalah hari libur nasional. Untuk itu, pihak kepolisian akan memberlakukan skema penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik.
Baca Juga: Koran Tua
Adapun jalan menuju Istana yang akan ditutup, sebagai berikut:
1. Simpang Harmoni menuju istana
2. Jalan Medan Merdeka Timur
3. Jalan Veteran Raya
Berikut rute pengalihan arus lalu lintas selengkapnya:
Baca Juga: Bawa Man City Juara Piala Super Eropa 2023, Pep Guardiola Pelatih Spesial Sesungguhnya
1. Arus lalu lintas dari arah Tugu Tani (Jalan Medan Merdeka Selatan) menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira
2. Arus Lalu lintas dari arah Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit/Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Juanda atau ke Jalan Suryopranoto.
3. Arus lalu lintas yang akan menuju Jalan Veteran I, Jalan Veteran II, dan Jalan Veteran III ditutup.
4. Arus lalu lintas dari arah Kedubes AS menuju Bundaran Patung Kuda mengalir.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat dari arah Patung Kuda ke istana tetap dibuka.
"(Jalan Medan Merdeka Barat) tidak ditutup, itu untuk kirab bendera," kata Latif.***



