POJOKSATU.id, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan menyiapkan 2.840 tiket mudik gratis untuk Lebaran 2026.
Program ini digelar untuk membantu warga pulang kampung sekaligus menekan kepadatan lalu lintas saat arus mudik.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jabar, Agus Didik Suseno, mengatakan ada 10 rute yang disiapkan tahun ini.
Rute tersebut meliputi Bandung-Sukabumi, Bandung-Ciledug, Bandung-Solo, Bandung-Yogyakarta, Bekasi-Tasikmalaya, Bogor-Palabuhanratu, Bekasi-Purbalingga, Bekasi-Bandung, Cileungsi Bogor-Bandung, serta Yogyakarta-Bandung.
Total armada yang dikerahkan mencapai 53 bus. Seluruhnya merupakan bus reguler yang sudah memiliki trayek tetap dan bus pariwisata.
“Artinya yang sudah punya rute tetap, sehingga dia punya asal dan tujuan dari terminal dan sudah berpengalaman melayani,” ujar Agus saat ditemui di Kantor Dishub Jabar, Rabu 11 Februari 2026.
Kuota yang tersedia sebanyak 2.840 kursi, tersebar di seluruh rute tersebut.
Pendaftaran dijadwalkan dibuka antara Kamis hingga Jumat pekan ini melalui aplikasi SapaWarga.
Di dalam aplikasi itu masyarakat bisa melihat detail jadwal keberangkatan, persyaratan, jenis bus, serta rute yang dilayani.
Keberangkatan mudik gratis rencananya berlangsung pada 13 hingga 15 Maret 2026.
Titik pembukaan dan pelepasan massal dipusatkan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung.
Selain program dari Pemprov Jabar, dalam aplikasi SapaWarga juga tersedia layanan mudik gratis dari Jasa Raharja.
Lembaga itu menyiapkan 10 bus pariwisata dengan total 480 kursi.
Rutenya antara lain Bandung-Yogyakarta satu bus, Bandung-Wonogiri empat bus, Bandung-Solo tiga bus, Bandung-Semarang satu bus, dan Bandung-Sragen satu bus.
Meski hanya melayani perjalanan arus mudik dan belum mencakup arus balik, Dishub Jabar berharap program ini tetap memberi dampak nyata.
“Walaupun mungkin kecil, kita berupaya mengurangi kepadatan dan membantu saudara kita yang sudah lama tidak pulang ke kampung halamannya,” kata Agus.
Untuk merealisasikan program ini, Pemprov Jabar menyiapkan anggaran sekitar Rp530 juta.
Dishub juga tengah menjajaki dukungan sponsor agar pelayanan bisa lebih optimal.
Dengan kuota yang terbatas dan rute yang cukup beragam, calon pemudik disarankan memantau pembukaan pendaftaran secara cermat.
Setiap tahun, tiket mudik gratis biasanya ludes dalam waktu singkat.




