POJOKSATU.id, Kota Bandung — Kesempatan mengikuti program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih terbuka.
Hingga saat ini, sebanyak 1.012 kursi masih tersedia setelah adanya sejumlah pembatalan pemesanan tiket.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, sisa kuota tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik gratis 2026.
Sejumlah rute masih menyediakan tiket, di antaranya Bandung–Sukabumi (275 kursi), Bogor–Pelabuhan Ratu (176 kursi), Bogor (Cileungsi)–Bandung (233 kursi), serta Bekasi (Terminal Cikarang)–Tasikmalaya (63 kursi).
Selain itu, tersedia pula tiket untuk rute Bandung–Solo (12 kursi), Bandung–Wonogiri (3 kursi), Bandung–Yogyakarta (20 kursi), Bekasi–Bandung (46 kursi), dan Bandung–Ciledug (35 kursi).
Pemudik juga masih dapat memesan tiket untuk rute Bandung–Solo yang disediakan Jasa Raharja sebanyak 14 kursi, Bandung–Sragen (2 kursi), serta Yogyakarta–Bandung (133 kursi).
Pemesanan tiket mudik gratis dilakukan melalui aplikasi Sapawarga sejak 11 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026.
Saat mendaftar, calon pemudik cukup mengisi data diri seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, serta memilih rute keberangkatan.
Sementara itu, pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat proses aktivasi tiket yang berlangsung pada 1–12 Maret 2026.
Program mudik gratis ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Jawa Barat dan akan melakukan perjalanan ke luar provinsi.
Warga yang berada di luar Jawa Barat namun ingin mudik ke wilayah Jawa Barat juga dapat memanfaatkan program tersebut.
Rencananya, keberangkatan pemudik dijadwalkan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dari sejumlah titik, di antaranya Terminal Leuwipanjang di Kota Bandung, Terminal Cikarang, serta Kota Bekasi.
Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan 73 bus untuk melayani program mudik gratis tahun ini.




