POJOKSATU.ID - Tahun 2023 menjadi momentum transformasi berkemajuan bagi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang terus melakukan ekspansi kerjasama dengan berbagai pihak, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Terbaru, UMC bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kerjasama Internasional bidang Pengembangan Pendidikan University of Tsukuba Jepang, Selasa (21/11) dengan mengacu pada prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, serta pemantapan gabungan keahlian.

Usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Rektor UMC, Arif Nurudin MT mengapresiasi Direktur Center for Research on International Cooperation in Educational Development (CRICED) University of Tsukuba Jepang, Mr. Masami Isoda dan seluruh civitas kampus yang sudah menerima tim UMC yang terbang jauh dari Cirebon Jawa Barat.

Baca Juga: Buntut Jadi Sarang Narkoba, Semua Pekerja KLOUD Sky Dining Bakal Dipanggil Bareskrim, Bandarnya Langsung Diburu Polisi

Arif mengatakan UMC di usianya yang ke 23 tahun telah melesat jauh serta melintas negara dan benua untuk mewujudkan internasionalisasi Muhammadiyah. 

"Kerjasama ini menjadi moment of the truth untuk melakukan pertukaran mahasiswa dan dosen antar kampus, khususnya UMC dengan kampus-kampus di negeri sakura," ucapnya

Bagi Arif, kolaborasi antar kedua kampus memiliki banyak keuntungan yang signifikan, baik untuk dunia akademis maupun perkembangan masyarakat secara luas. Melalui kolaborasi, kampus dapat menggabungkan keahlian dan sumber daya untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang lebih berkualitas.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Menangis Terharu, Diajak Gabung Aksi Dukung Palestina saat Jalan-jalan di Jepang

Sinergi positif ini dapat memperkaya pengalaman belajar dan menghadirkan perspektif yang beragam serta mendukung pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan mutakhir.

"Berkolaborasi dalam penggunaan fasilitas, laboratorium, dan sumber daya lainnya dapat mengoptimalkan penggunaan infrastruktur dan mengurangi pemborosan sumber daya," ungkapnya

Sementara itu, Ketua LPPM UMC Tania Avianda Gusman, Ph.D memaparkan, kolaborasi memungkinkan LPPM UMC dan Lembaga Riset University of Tsukuba Jepang untuk bekerjasama dalam proyek penelitian yang lebih besar sehingga menghasilkan hasil riset yang lebih signifikan dan memiliki dampak yang lebih besar.

Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Criminal Code di Netflix, Mengungkap Jejak Kriminal dengan Tes DNA

"Kolaborasi juga membuka pintu untuk membangun koneksi dan jaringan yang luas di antara akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Ini dapat membantu pertukaran ide dan informasi secara lebih efektif," tuturnya

Kesempatan yang sama, Wakil Dekan FKIP UMC, Norma Bastian M.Pd mengatakan kolaborasi ini adalah one step ahead untuk meningkatkan reputasi UMC karena kemampuannya yang menghasilkan penelitian dan lulusan yang berkualitas, islami, profesional, unggul dan mandiri.

"Kedepannya, kami ingin mengadakan konferensi atau seminar bersama sehingga dapat memfasilitasi pertukaran ide dan diskusi di antara mahasiswa dan akademisi dari kedua kampus," ujarnya 

Perlu diketahui, UMC juga akan berkunjung ke PCIA dan PCIM Jepang serta sejumlah kampus di Negeri Matahari Terbit.