POJOKSATU.ID - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) resmi melepas Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang telah siap mengabdi kepada masyarakat.
KKM UMC 2023 ini melibatkan sebanyak 49 DPL dan 1040 peserta dari FE 223 mahasiswa, FH: 108 mahasiswa, FAI: 23 mahasiswa, FT: 199 mahasiswa, Teknik Industri : 61 mahasiswa, FISIP: 110 mahasiswa, FIKES: 125 mahasiswa, FKIP: 252 mahasiswa yang akan disebar di 4 Kabupaten, diantaranya Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Brebes.
Selain itu juga ditambah dengan mahasiswa yang belum masuk kelompok diperkirakan156 serta mahasiswa luar 156 orang. Jadi total sebanyak 1197 peserta. Kegiatan KKM ini akan dimulai pada 5 Agustus - 5 September 2023.
Baca Juga: Pemain Baru Persija Jakarta Belum Bisa Dipastikan Merumput Hadapi Bhayangkara FC
Rektor UMC, Arif Nurudin MT mengapresiasi kepada seluruh tamu undangan, peserta KKM 2023 dan dosen UMC yang sudah hadir di KKM 2023 ini.
“Pertama tentu atas nama pimpinan UMC diiringi rasa syukur atas karunia Allah, kami apresiasi kepada LPPM UMC dan tentu kepada jajarannya, semoga KKM 2023 berjalan lancar. Insya Allah sebanyak 49 DPL dan 1040 peserta KKM akan menyebar di Kabupaten Cirebon, Majalengka, Kuningan, Indramayu dan Kabupaten Brebes," ucapnya Minggu (16/7)
Arif berpesan, KKM merupakan wadah perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi kepada masyarakat, dan bentuk dari pengabdian masyarakat mampu membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan di segala bidang. Mahasiswa dapat terlibat langsung dengan masyarakat sehingga diharapkan akan memperoleh pengalaman berharga yang tidak akan didapatkan di dunia kampus.
Baca Juga: Serbu GBK Ribuan Kader NasDem Kota Cirebon Yakin Menang Pemilu 2024
"Dengan adanya penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi dan seni maka dapat diberikan ilmu tersebut kepada masyarakat. Menjalin hubungan antara sesama mahasiswa KKM dengan koordinasi dan perpaduan antara disiplin ilmu yang berbeda, dan mampu mensosialisasikan serta berbagi ilmu yang telah diperoleh di kampus kepada masyarakat untuk meningkatkan mutu dan kualitas masyarakat desa," ucapnya
Arif juga menekankan kepada seluruh DPL dan peserta KKM 2023 agar dimanapun berada, khidmat sebagai kader Muhammadiyah di persyarikatan mesti dikedepankan. filosofi berkhidmat seperti halnya Bika Ambon yang proses pembuatannya dari atas ditekan dan dari bawah dipanaskan oleh api.
Artinya semangat api yang menyala dari umat harus menjadi komitmen untuk membawa umat ke arus utama perubahan agar umat Islam menjadi kuat (taqwiyatul ummah). Atas dasar itulah, warga Muhammadiyah yang berkhidmat harus mampu melayani umat (khodimul ummah) melalui mitra strategis dengan pemerintah (shodiqul hukumah).
"Salah satu jati diri dari warga persyarikatan adalah terus berikhtiar untuk perupaya menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Siapapun yang berada di UMC, hendaknya senantiasa berkomitmen membawakan niat (tujuan) KH Ahmad Dahlan untuk mewujudkan kemaslahatan umat dan bangsa,"
Baca Juga: Warga : Bupati Purwakarta Jangan Kebanyakan Pencitraan, Benerin tuh Jalan Butut !
Sementara Ketua LPPM UMC Tania Avianda Gusman, Ph.D memaparkan bahwa KKM 2023 Ini merupakan kelanjutan dari kegiatan KKM 2002. Sebagai informasi, KKM 2002 adalah merupakan kegiatan KKM kolaboratif nasional yang dilakukan di UMC dengan 7 PTMA dan 1 PTS nasional.
"UMC mengirimkan berbagai kegiatan KKM, dimulai dengan KKM Bahari di UHAMKA sebanyak 2 mahasiswa. Kegiatan KKM nasional Se-PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiah) di lokasi Bangka Belitung sebanyak 17 mahasiswa," tuturnya
Kemudian, kerjasama UMC dengan BKKBN yaitu dengan Program MBKM sebanyak 21 mahasiswa. Selanjutnya, kegiatan bersifat PGN sebanyak 2 orang kemudian kita mengirimkan juga kolaborasi nasional bersama Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon sebanyak 4 orang dan yang terakhir adalah kerjasama KKM dengan l l Dikti wilayah 4 diikuti oleh 25 peserta yang diterima hanya 5 personel.
"Kami mengapresiasi kolaborasi dengan sejumlah mitra seperti BKKBN, DPR RI dan Kemenko PMK. Ucapan terimakasih juga diberikan kepada Panitia yang telah mendukung kegiatan," ujarnya

