POJOKSATU.ID - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Cirebon 2024 semakin menarik perhatian publik.

Hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia menunjukkan dominasi Paslon Imron-Agus Kurniawan Budiman, atau yang dikenal dengan slogan "Beriman".

Berdasarkan survei yang dilakukan pada awal November 2024, pasangan calon nomor urut 2 ini mencatatkan elektabilitas tertinggi di antara empat pasangan calon yang mendaftar untuk bertarung di Pilbup Cirebon.

Baca Juga: Biodata Paslon Walikota dan Wakil Walikota Semarang di Pilkada 2024, Agustina Wilujeng Pramestuti vs Yoyok Sukawi!

Survei yang melibatkan 600 responden dari 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon menunjukkan bahwa Paslon Beriman, yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasdem, memperoleh dukungan sebesar 41,5%.

Posisi kedua ditempati oleh Paslon nomor urut 4, M. Lutfi-Dia Ramayana, dengan elektabilitas 26,2%.

Sementara itu, Paslon nomor urut 3, Wahyu Ciptaningsih-Solichin, meraih 12,0%, dan Paslon nomor urut 1, Rahmat Hidayat-Imam Saputra, berada di posisi terbawah dengan dukungan 8,3%.

Keunggulan Paslon Beriman ini semakin terlihat jelas, baik di tingkat calon bupati maupun calon wakil bupati.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Cek Biodata Lengkap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 sebelum Nyoblos!

Agus Kurniawan Budiman, calon wakil bupati yang mendampingi Imron, memperoleh elektabilitas 30,8%, jauh mengungguli pesaing-pesaingnya.

Dia Ramayana yang mendampingi Lutfi berada di posisi kedua dengan 19,8%, disusul oleh Solichin dengan 10,0%, dan Imam Saputra dengan 9,2%.

Berdasarkan hasil survei ini, Paslon Imron-Agus menunjukkan dominasi yang signifikan, yang memberikan mereka keunggulan strategis menjelang Pilkada.

Meski demikian, Ketua Tim Pemenangan Paslon Beriman, Bambang Mujiarto, mengungkapkan rasa optimisme terhadap hasil survei ini, namun tetap menyadari bahwa tantangan untuk mempertahankan dukungan tetap ada.

Meskipun Paslon Beriman unggul, hasil survei ini tidak serta merta menjamin kemenangan di Pilkada.

Paslon lain, meski berada di posisi lebih rendah, masih memiliki waktu untuk memperkuat basis dukungannya, terutama menjelang pemungutan suara yang semakin dekat.

Selain itu, hasil survei ini juga menunjukkan bahwa masih ada segmen pemilih yang bisa berpindah arah, tergantung pada dinamika kampanye dan isu-isu yang berkembang menjelang Pilkada.

Namun, selisih elektabilitas yang cukup besar menjadi tantangan berat bagi paslon lainnya untuk mengejar.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Cek Biodata Lengkap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 sebelum Nyoblos!

Pilkada Cirebon 2024 diperkirakan akan berlangsung hingga detik-detik terakhir dengan ketat, dengan Paslon Beriman yang terus berupaya mempertahankan dukungannya.

Pilkada Cirebon kali ini semakin menarik dengan dinamika elektabilitas yang terus berkembang.

Hasil akhir tentu akan sangat bergantung pada kinerja masing-masing paslon dalam menarik simpati pemilih yang belum memutuskan pilihannya.***