POJOKSATU.ID - Masihnya banyaknya masyarakat miskin di kecamatan Lemahwungkuk, menimbulkan keprihatinan yang mendalam, kondisi ini ternyata mendapatkan perhatian serius dari Ayu Riana Caleg Partai Gerindra Dapil 2 Kecamatan Lemahwungkuk.
Bahkan Ayu menilai warga kecamatan Lemahwungkuk sebenarnya bisa lebih sejahtera dari kondisi sekarang, hal ini bukan tanpa alasan, ratusan perusahaan berada di Kecamatan Lemahwungkuk, termasuk beberapa pabrik besar berada di Lemahwungkuk.
Baca Juga: Melalui Literasi Yang Masif, Kalangan Milenial dan Gen Z Diharap Tepis Berita Hoax Pemilu 2024
Seharusnya, masih kata Ayu Riana, dari ratusan perusahaan yang ada di Kecamatan Lemahwungkuk, pemerintah daerah kota Cirebon bisa mendorong kepada perusahaan perusahaan di wilayah Kecamatan Lemahwungkuk untuk memberikan CSR kepada Masyarakat.
Selain CSR, lanjut Ayu, harusnya perusahaan tersebut memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar kecamatan Lemahwungkuk sehingga ketika masyarakat bekerja maka secara otomatis akan berdampak terhadap kesejahteraan, kondisi yang terjadi saat ini justru tingkat pengangguran tinggi, angka stunting juga tinggi.
Baca Juga: Polisi Temukan Jenis Obat Hexymer di Apartemen Ammar Zoni d Tangsel
"Stunting terjadi karena masyarakat belum sejahtera, dan belum sejahtera karena kondisi ekonominya lemah, dan ekonomi lemah terjadi karena menganggur atau,"ucapnya Rabu (13/12)
Ayu juga mempertanyakan peraturan walikota yang kurang tegas mengatur tentang perwali CSR. Mestinya perwali secara tegas menyatakan bahwasannya CSR itu membantu masyarakat sekitar perusahaan, termasuk membuka angkatan kerja bagi warga sekitar perusahaan.
Baca Juga: Pertamina Apresiasi Kepolisian yang Berhasil Ungkap Pengoplosan LPG di Kota Tangerang
"Buktinya ada ratusan perusahaan tapi warga banyak yang bekerja keluar negeri menjadi pekerja migran Indonesia (PMI), ini membuktikan bahwa kehadiran perusahaan belum menyentuh lingkungan sekitar," tegasnya.

