POJOKSATU.ID - Protes calon anggota Bawaslu Kota Cirebon, terkait kinerja Tim Seleksi (Timsel) wilayah III Jabar, mendapat perhatian penuh dari Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dan berjanji akan segera menyelesaikannya.
Menurut orang nomer satu di Bawaslu ini, bila ada calon peserta yang merasa dirugikan untuk segera melaporkannya melalui [email protected]. Pasalnya, ada Mekanisme pengaduan sudah diatur.
"Permasalahan ini, tentu akan menjadi perhatian kami. Apabila ada yang dilanggar. Tentu bagi kami menjadi pertimbangan dalam memutuskan siapa yang menjadi terpilih sebagai anggota Bawaslu," ucapnya Jumat (4/8)
Bagja menambahkan, terkait protes calon anggota Bawaslu Kota Cirebon memasuki enam besar pada tes kesehatan, bisa ditanyakan langsung ke Timsel dan Bidokkes Polri. Atau bisa adukan ke Bawaslu RI.
"Terkait yang lolos ke enam besar dari 10 besar, hasil dari tes kesehatan. Ini keputusan bukan di Bawaslu RI, Ini penilaian bukan proses di lapangan, yang tahu proses dilapangan tentu Timsel. Artinya penilaian itu merupakan kewenangan Timsel. Dan akan mengumpulkan hasil dari penilaian Timsel dan menyatukannya," ujarnya
Sebelumnya di beritakan Seleksi calon anggota Bawaslu Kota Cirebon dinilai janggal. Hal ini menyusul Tim Seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu wilayah III Provinsi Jawa Barat mengeluarkan pengumuman 6 nama yang dinayatakan lolos untuk mengikuti tahapan Fit and Propertest.
Menurut Ryan Triadi Saputra, salah satu peserta seleksi yang lolos pada 12 besar, saat tes kesehatan pertama terdapat 4 orang yang hadir terlambat melebihi batas waktu yang ditentukan oleh timsel. Padahal, timsel mengeluarkan aturan untuk para peserta hadir 30 menit sebelum tes kesehatan dan tidak diperbolehkan terlambat.
Justru ini tidak berlaku untuk Diaz dan Adi, lanjut Ryan, Adi datang kurang lebih pada Pukul 08.30, dan Diaz datang pada pukul kurang lebih 13.00. Tentu jam kedatangan mereka jauh dari yang telah ditentukan oleh panitia.

